Info ASN Berita Update Pertek NIP 29 Maret 2019, 546 Instansi Sudah Update Pertek, 8 Instansi Masih Tanda Tanya

Update Pertek NIP 29 Maret 2019, 546 Instansi Sudah Update Pertek, 8 Instansi Masih Tanda Tanya

InfoASN.id – Update Pertek NIP 29 Maret 2019, 546 Instansi Sudah Update Pertek, 8 Instansi Masih Tanda Tanya

Jakarta, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 546 instansi sudah mengusulkan berkas penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS 2018.

Berdasarkan informasi dari Pusat Pengolahan Data SSCN BKN hingga 29 Maret 2019, Pertimbangan teknis (Pertek) NIP CPNS 2018 yang sudah diselesaikan mencapai 155.820 NIP

Jumlah data Pertek NIP yang diusulkan dari 546 Instansi tersebut adalah 167.799 Usulan.

Dengan Rincian Sebagai Berikut :

Baca Juga :  Update Persetujuan NIP 22 Maret 2019, 527 Instansi Sudah Update Pertek NIP CPNS 2018, Cek di sini daftarnya

1. Sudah mendapat Pertek = 155.820 NIP

2. BTL = 59 Berkas

3. TMS = 9 Berkas

4. Sisa Belum dapat Pertek = 11.911 Berkas.

5. Instansi belum diproses sama sekali Pertek NIPnya = 8 instansi.

BKN melalui akun Twitternya bahwa batas waktu pengusulan dibuka s/d 29 Maret 2019.

Semoga masih ada kelonggaran dan untuk waktunya dapat diperpanjang kembali

Instansi yang belum diproses Pertek NIP untuk CPNS 2018,

Cek daftar lengkapnya disini..

  1. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
  2. Pemerintah Kab. Pulang Pisau
  3. Pemerintah Kab. Sukamara
  4. Pemerintah Kab. Kutai Barat
  5. Pemerintah Kab. Takalar
  6. Pemerintah Kota Palopo
  7. Pemerintah Kab. Maluku Tenggara Barat
  8. Pemerintah Kab. Mamuju Utara
Baca Juga :  Update Pertek NIP 10 April 2019 Sebanyak 166.331 Sudah Terbit

Selengkapnya bisa dilihat pada link ini

LIHAT DATA PERTEK NIP CPNS 2018

1 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 20 =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.