Penjelasan BKN tentang Legalisir Kartu Ujian CPNS 2019

6600

infoASN.id – Penjelasan BKN tentang Legalisir Kartu Ujian CPNS 2019

Media sosial sedang diramaikan dengan kabar bahwa kartu tes Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 wajib dilegalisir.

Beberapa warganet di lini masa Twitter, menanyakan isu yang berkembang tersebut kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun resmi Twitter @BKNgoid.

Twit yang ada menanyakan seputar ketentuan legalisir kartu ujian CPNS ini berlaku secara menyeluruh atau tidak.

“Hai @BKNgoid, apakah benar kartu tes harus dilegalisir?,” tulis salah satu akun.

Beberapa akun lainnya juga menanyakan hal yang sama

Tangkapan Layar Twitter

Sementara itu akun resmi BKPP Kota Bandung menyampaikan
“#cpns2019
Kartu Ujian tidak perlu di cap / legalisir.”

Begitu pula akun BKPSDA Kota Bogor menjelaskan bahwa Kartu Ujian tidak perlu dilegalisir

Selamat pagi…karena banyak yang bertanya mengenai legalisir kartu ujian, kita informasikan untuk Kota Bogor Kartu Ujian tidak perlu dilegalisir ya… Nanti akan di informasikan lebih lanjut di web apa2 saja yang diharuskan dibawa pada saat ujian..terimakasih

Ada beberapa instansi yang mengumumkan terkait pengesahan kartu ujian misalnya:

Baca Juga :  TRYOUT TKD CPNS 2019 FULL 100 SOAL BAGIAN 1

Pemerintah Kota Parepare – Sulawesi Selatan, hal ini dituangkan dalam pengumuman Ketua Pansel CPNS Nomor 800-039-BKPSDMD Tentang Pengumuman Teknis Dan Jadwal Pengesahan Kartu Ujian Peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Lingkup Pemerintah Kota Parepare Tahun Anggaran 2019.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tahun Anggaran 2019 juga melaksanakan Pengesahan kartu ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Penjelasan BKN

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono mengatakan, kebijakan tersebut tidak berlaku secara keseluruhan.

Peserta dapat mengetahui ketentuan ini pada pengumuman yang dikeluarkan instansi masing-masing.

“Itu kebijakan masing-masing instansi. Makanya baca baik-baik pengumuman dari instansi,” kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/1/2020).

Lebih lanjut, jika instansi pusat atau daerah mewajibkan peserta untuk melegalisir kartu ujiannya, maka peserta dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing instansi.

Menurut Paryono, karena hal ini termasuk keputusan instansi, maka pihaknya tidak menyediakan jadwal khusus terkait proses legalisir tersebut.

“Tidak (ada jadwal khusus), ini tidak terkait BKN, itu tergantung instansi,” ujar dia.

Jadwal Tes SKD

Hingga berita ini tayang, belum ada perubahan jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD).

Baca Juga :  Tes CPNS Segera Digelar, Jangan Ada yang Bawa Jimat!

Sebelumnya, BKN menjadwalkan tes SKD berlangsung pada akhir Januari hingga Februari 2020.

Terkait dengan waktu dan lokasi tes SKD, lanjut Paryono, peserta diimbau untuk melakukan pembaruan pengumuman pada instansi yang dilamar.

“Cek pengumuman instansi, mungkin sudah mulai mengumumkan waktu dan tempat tes SKD,” ujar dia.

Soal SKD

Pada Senin (13/1/2020) kemarin, panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS 2019 telah menerima soal yang nantinya akan digunakan untuk tes SKD dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ini mengartikan, soal SKD CPNS telah selesai dibuat dan siap digunakan.

“(Soal) sudah (selesai). Tinggal dimasukkan ke server,” papar Paryono.

Panselnas dan BSSN nantinya yang bertanggung jawab memasukkan soal ke server.

Soal SKD CPNS 2019 sendiri dibuat dengan melibatkan konsorsium 18 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang seluruhnya berada di bawah koordinasi Kemendikbud.

Peserta yang nantinya lolos tahap SKD ini, kemudian akan mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

Untuk soal SKB, lanjut Paryono, dibuat oleh masing-masing instansi pembina jabatan fungsional.

“Misal BKN membina 3 jabatan fungsional (analisis kepegawaian, asesor, dan auditor kepegawaian), maka BKN yang harus bikin soalnya,” tutur dia.

Demikian informasi terkait legalisir Kartu Ujian CPNS.

Referensi : Twiiter dan makassar.tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

4 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.