Unik : Demi Ikut Ujian SKD, Peserta CPNS Nekat Lakban Hitam Sepatunya

0
3344

infoASN.id – Unik : Demi Ikut Ujian SKD, Peserta Nekat Lakban Hitam Sepatunya

Ika Sofiana perempuan asal Kota Pekalongan salah satu peserta SKD CPNS.(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Semarang – Pelaksanaan SKD CPNS telah digelar sejak akhir bulan Januari 2020 dan sampai saat ini masih berlangsung dibeberapa instansi.

Kejadian unik terjadi pada pelaksanaan SKD CPNS yang digelar di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Sejumlah peserta tes SKD CPNS banyak tak mematuhi syarat perlengkapan mengenakan kemeja dan sepatu yang telah ditetapkan oleh Panitia SKD CPNS.

Demi ikut Tes SKD inisiatif dan ide unik pun diwujudkan, seperti ada peserta yang rela melakban hitam sepatunya supaya bisa mengikuti jalannya tes seleksi tersebut.

Rukayah (32) perempuan asal Warung Asem, Kota Batang ini terpaksa melakban sepatunya untuk bisa mengikuti tes SKD CPNS yang digelar di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Saat ditemui Kompas.com di Help Desk , mahasiswa alumni Universitas Borobudur, Jakarta Timur ini sedang sibuk memegang sebuah gunting dan lakban berwarna hitam dengan sepatu berwarna merah muda di atas pangkuannya.

Meski tampak terburu-buru, namun Rukayah dengan cekatan memotong lakban tersebut kemudian menyulap sepasang sepatu kesayangannya menjadi berwarna hitam.

Baca Juga :  Mundur Lolos Seleksi CPNS 2019, Ada Denda Rp 25 Juta-Rp 100 Juta

Rukayah mengaku belum mengetahui syarat dan ketentuan untuk peserta ujian CPNS yang harus diwajibkan memakai sepatu pantofel berwarna hitam. Ia pun harus rela melakban sepatunya agar lolos pemeriksaan dan diperbolehkan memasuki ruangan ujian.

“Waktu lihat pengumunan syaratnya cuman sepatu pantofel doang gak ada keterangan warnanya. Tapi gak tau kalau mungkin udah direvisi. Karena buru-buru jadinya aku gak pakai warna item, udah terlanjur bawa yang ini (sepatu),” kata Rukayah kepada Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Kendati demikian, Rukayah yang datang bersama suaminya ini mengaku tak berniat membeli sepatu baru yang sesuai dengan ketentuan. “Enggak ada rencana beli, pas tau ada syarat harus sepatu warna hitam. Karena kasihan suamiku ntar malah ribet. Jadinya dilakban ajalah biar praktis,” katanya.

Sementara itu, lain cerita dengan Ika Sofiana, perempuan asal Kota Pekalongan yang mengenakan sepatu berwarna merah. Meskipun telah mengetahui persyaratan tes seleksi yang telah ditentukan, ia nekat tak mematuhinya.

“Sebelumnya sudah tahu kalau ada persyaratan harus pakai sepatu warna hitam. Tapi karena punya sepatu ini ya tetap kupakai. Tahun kemarin soalnya masih boleh. Untungnya panitia ada yang menyediakan peminjaman sepatu,” ujar Ika.

Baca Juga :  Peserta Tes CPNS Ini Baru Melahirkan, Tetap Nekat Ikuti SKD

Demikian pula halnya salah satu peserta asal Pekalongan, Mahardika, beruntung diberi kesempatan untuk mengikuti tes seleksi dengan meminjam kemeja dan sepatu yang telah disediakan oleh panitia di help desk.

“Ini sangat menguntungkan bagi kami para peserta. Karena tidak perlu melakban sepatu dan gagal ikut ujian karena hal ini,” jelas Mahardika, di Udinus Semarang, Senin (10/2/2020).

Lantaran banyak peserta seleksi yang tak mematuhi peraturan terkait pakaian yang dikenakan, tim panitia SKD CPNS berinisiatif menyediakan fasilitas peminjaman perlengkapan kemeja putih polos berkerah hingga sepatu hitam.

“Kami melihat banyak peserta yang salah memakai perlengkapan sesuai aturan yang ditentukan oleh panitia BKD. Terutama pada pemakaian sepatu dan banyak juga peserta yang menghitamkan sepatu menggunakan lakban. Ini inisiatif kami memfasilitasi para peserta,” jelas Ketua Panitia Tes CAT CPNS dari Udinus, Mohamad Sidiq.

Referensi : kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.