Jabatan Fungsional Analis APBN

0

infoASN.id – Jabatan Fungsional Analis APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)

Jabatan Fungsional Analis APBN

Jabatan Fungsional Analis APBN

Jabatan Fungsional Analis APBN adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab, wewenang, dan hak untuk melakukan kegiatan analisis APBN dalam lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.

DASAR

  1. PERMENPAN-RB : Nomor 39 Tahun 2014, Tanggal 16 Oktober 2014
  2. PERATURAN BERSAMA Nomor 3 Tahun 2015 dan Nomor 27 Tahun 2015

TUGAS POKOK : Melakukan kegiatan analisis di bidang APBN.

PERATURAN BUP : PP Nomor 11 Tahun 2017

INSTANSI PEMBINA : Sekretariat Jenderal DPR RI

RUMPUN JABATAN : Manajemen

LINGKUP BERLAKU : PNS Sekretariat Jenderal DPR RI

SYARAT PENGANGKATAN PERTAMA:

  1. berijazah paling rendah Sarjana (S-1)/ Diploma IV (D-IV) bidang Ekonomi;
  2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; dan
  3. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir
Baca Juga :  Download Permenpan 77 Tahun 2012

SYARAT PENGANGKATAN PERPINDAHAN DARI JABATAN LAIN:

  1. tersedia lowongan formasi untuk jabatan Analis APBN;
  2. berijazah paling rendah Sarjana (S-1)/Diploma IV (D-IV) bidang Ekonomi;
  3. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;
  4. telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan Analis APBN;
  5. telah mengikuti dan lulus uji kompetensi Analis APBN;
  6. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Analisis APBN paling kurang 2 tahun;
  7. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir;
  8. usia paling tinggi:
    1) 53 tahun untuk Analis APBN Ahli Pertama dan Analis APBN Ahli Muda;
    2) 55 tahun untuk Analis APBN Ahli Madya dan Ahli Utama.

KENAIKAN JABATAN:
Analis APBN yang akan naik jabatan harus mengikuti dan lulus uji kompetensi sesuai standar kompetensi
jenjang jabatan yang akan didudukinya

Baca Juga :  Peraturan Menteri Pendidikan - Peraturan Mendikbud Nomor 145 Tahun 2014

PEMBERHENTIAN SEMENTARA (PEMBERHENTIAN menurut PP Nomor 11 Tahun 2017):

  1. diberhentikan sementara sebagai PNS;
  2. ditugaskan secara penuh di luar jabatan Analis APBN;
  3. cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya; atau
  4. tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.

PENGANGKATAN KEMBALI:

  1. lulus uji kompetensi pada jenjang jabatan terakhir yang dimilikinya;
  2. usia paling tinggi 55 tahun bagi jenjang jabatan Ahli Pertama dan Ahli Muda;
  3. usia paling tinggi 57 tahun bagi jenjang jabatan Ahli Madya dan Ahli Utama;
  4. persyaratan pengangkatan kembali huruf a, b, dan c bagi Analis APBN yang diberhentikan sementara karena menjalani tugas belajar

Demikian informasi singkat terkait jenis Jabatan Fungsional Analis APBN

Sumber : Profil JF 2017 Direktorat Jabatan ASN Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.