Info ASN Jabatan Fungsional Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir dan Angka Kreditnya

Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir dan Angka Kreditnya

Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir

InfoASN.id – Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir dan Angka Kreditnya

PENGERTIAN

Jabatan Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melaksanakan pengembangan teknologi nuklir pada Instansi Pemerintah.

Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir yang selanjutnya disebut Pengembang Teknologi Nuklir adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan tugas pengembangan teknologi nuklir pada Instansi Pemerintah.

KETENTUAN PERUNDANGAN

1. PERMENPAN RB Nomor 75 Tahun 2020

2. Peraturan BKN : –

3. Peraturan Presiden : –

RINGKASAN

Tugas Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir yaitu melakukan Pengkajian, Rancang Bangun, dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir.

Rumpun Jabatan : Penelitian dan perekayasaan

Ruang Lingkup : PNS Badan Tenaga Nuklir Nasional

Instansi Pembina : Badan Tenaga Nuklir Nasional

JENJANG JABATAN

Jenjang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir

PEJABAT PENETAPAN ANGKA KREDIT

Pejabat yang memiliki kewenangan menetapkan Angka Kredit, yaitu:
a. pejabat pimpinan tinggi utama pada Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Utama dan Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Madya di lingkungan Instansi Pusat;
b. pejabat pimpinan tinggi madya yang membidangi kesekretariatan pada Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Madya di lingkungan Instansi Daerah; dan
c. pejabat pimpinan tinggi madya yang membidangi kesekretariatan pada Instansi Pembina untuk Angka Kredit bagi Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda dan Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Pertama di lingkungan Instansi Pemerintah

PENGANGKATAN DALAM JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI NUKLIR

PENGANGKATAN PNS
a. pertama;
b. perpindahan dari jabatan lain; atau
c. promosi.

PENGANGKATAN PERTAMA
harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. berstatus PNS;
b. memiliki integritas dan moralitas yang baik;
c. sehat jasmani dan rohani;
d. berijazah paling rendah sarjana atau diploma empat bidang teknik atau rekayasa, matematika dan ilmu pengetahuan alam, kedokteran, farmasi, pertanian, atau peternakan; dan
e. nilai prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir bagi PNS.

Pengangkatan Pertama dimaksud merupakan pengangkatan untuk mengisi lowongan kebutuhan Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir dari calon PNS.

PENGANGKATAN PERPINDAHAN DARI JABATAN LAIN

a. berstatus PNS;
b. memiliki integritas dan moralitas yang baik;
c. sehat jasmani dan rohani;
d. berijazah paling rendah sarjana atau diploma empat (D4) bidang teknik atau rekayasa, matematika dan ilmu pengetahuan alam, kedokteran, farmasi, pertanian, peternakan, atau kualifikasi pendidikan lain sesuai tugas jabatan yang ditentukan oleh Instansi Pembina.
e. berijazah paling rendah magister dengan kualifikasi pendidikan sesuai tugas jabatan yang ditentukan oleh Instansi Pembina untuk Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Ahli Utama;
f. mengikuti dan lulus Uji Kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi yang telah disusun oleh Instansi Pembina;
g. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Pengkajian, Rancang Bangun, dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir paling singkat 2 (dua) tahun;
h. nilai prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir;
i. berusia paling tinggi:
1. 53 (lima puluh tiga) tahun bagi yang akan menduduki Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Pertama dan Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda;
2. 55 (lima puluh lima) tahun bagi yang akan menduduki Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Madya; dan
3. 60 (enam puluh) tahun bagi yang akan menduduki Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Utama bagi PNS yang telah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi.

PENGANGKATAN MELALUI PROMOSI
Harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. mengikuti dan lulus Uji Kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi yang telah disusun oleh Instansi Pembina;
b. nilai prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir;
c. memiliki rekam jejak yang baik;
d. tidak pernah melakukan pelanggaran kode etik dan profesi PNS; dan
e. tidak pernah dikenakan hukuman disiplin PNS.

Referensi :
Profil Jabatan Fungsional – Direktorat Jabatan Aparatur Sipil Negara Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian – BKN Tahun 2020

16 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.