Jabatan Fungsional Perawat dan Angka Kreditnya

0

infoASN.id – Jabatan Fungsional Perawat dan Angka Kreditnya

Jabatan-Fungsional-Perawat

Jabatan Fungsional Perawat dan Angka Kreditnya

Jabatan Fungsional Perawat adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tggiawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pelayanan keperawatan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya yang diduduki oleh PNS.

DASAR :

  1. PERMENPAN-RB Nomor 25 Tahun 2014, Tanggal 4 Agustus 2014
  2. PERATURAN BERSAMA Menkes  Nomor 5 Tahun 2015 dan Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2015, Tanggal 9 Januari 2015

TUGAS POKOK : Melakukan kegiatan pelayanan keperawatan yang meliputi asuhan keperawatan, pengelolaan keperawatan dan pengabdian pada masyarakat.

PERATURAN TUNJANGAN :

  1. Perpres Nomor 54 Tahun 2007,
  2. Perka BKN Nomor 39 Tahun 2007

PERATURAN BUP : PP Nomor 11 Tahun 2017

INSTANSI PEMBINA : Kementerian Kesehatan

RUMPUN JABATAN : Kesehatan

LINGKUP BERLAKU : PNS Pusat / Daerah

PEJABAT PENETAP PAK :

  1. Direktur Jenderal yang membidangi bina upaya kesehatan Kementerian Kesehatan bagi Perawat Ahli Madya pangkat Pembina Tingkat I, Gol. Ruang IV/b s.d Ahli Utama, pangkat Pembina Utama, Gol. Ruang IV/e di lingkungan Kementerian Kesehatan, Instansi Pusat selain Kementerian Kesehatan, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dibantu Tim Penilai Pusat
  2. Direktur yang membidangi bina pelayanan keperawatan Kementerian Kesehatan bagi Pelawat Ahli Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a pd Rumah Sakit atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya di ling. Kem.Kesehatan dibantu Tim Penilai Unit Kerja
  3. Direktur Rumah Sakit atau Pimpinan Fasilitas Pelayanan kesehatan Lainnya di lingkungan Kementerian Kesehatan bagi Perawat Terampil, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Perawat Ahli Pertama s.d Ahli Muda pada Rumah Sakit atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya di lingkungan masing-masing dibantu Tim Penilai UPT Pusat
  4. Direktur Rumah Sakit atau Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya di lingkungan Instansi Pusat selain Kementerian Kesehatan bagi Perawat Terampil, pangkat Pengatur, Gol. Ruang Il/c s.d Penyelia dan Perawat Ahli Pertama s.d Ahli Madya, pangkat Pembina Gol. Ruang lV/a, pada Rumah Sakit atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya di lingkungan Instansi Pusat selain Kementerian Kesehatan dibantu Tim Penilai Instansi
  5. Kepala Dinas yang membidangi kesehatan Provinsi bagi Perawat Ahli Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a pada Rumah Sakit di lingkungan Provinsi dan Perawat Terampil, pangkat Pengatur, Gol. Ruang lI/c s.d Penyelia, dan Perawat Ahli Pertama s.d Ahli Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a, pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya di lingkungan Provinsi dibantu Tim Penilai Provinsi
  6. Direktur Rumah Sakit provinsi bagi: Perawat Terampil, pangkat pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia; dan Perawat Ahli Pertama, s.d Ahli Muda, pada Rumah Sakit di lingkungan provinsi dibantu Tim Penilai UPTD Provinsi
  7. Kepala Dinas yang membidangi kesehatan KabupatenlKota, bagi: Perawat Ahli Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang lV/a pada Rumah Sakit di lingkungan Kabupaten/Kota; dan Perawat Terampil, pangkat Pengatur, Gol. Ruang Il/c s.d Penyelia; dan Perawat Ahli Pertama s.d Ahli Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a dilingkungan Puskesmas Perawatan Plus dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya dilingkungan Kabupaten/ Kota dibantu Tim Penilai Kabupaten/Kota
  8. Direktur Rumah Sakit Kabupaten/Kota bagi: Perawat Terampil, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia; dan Perawat Ahli Pertama s.d Ahli Muda dibantu Tim Penilai UPTD Kabupaten/Kota
Baca Juga :  Download Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2019

PENGANGKATAN DARI TINGKAT TERAMPIL KE TINGKAT AHLI
a. Perawat Keterampilan yang memperoleh Ijasah Ners dpt diangkat menjadi Perawat Keahlian dgn syarat:

  1. tersedia formasi untuk jabatan Perawat Keahlian;
  2. memenuhi jumlah angka kredit kumulatif yang ditentukan

b. Perawat Keterampilan yang akan beralih menjadi Perawat Keahlian diberikan angka kredit dari ijazah Ners ditambah angka kredit kumulatif sebesar 65% dari pendidikan dan pelatihan, tugas pokok dan pengembangan profesi dengan tidak memperhitungkan angka kredit dari unsur penunjang

PEMBEBASAN SEMENTARA (PEMBERHENTIAN menurut PP Nomor 11 Tahun 2017):

  1. tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan;
  2. diberhentikan sementara sebagai PNS;
  3. ditugaskan secara penuh di luar jabatan Perawat;
  4. cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya; atau
  5. tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.
Baca Juga :  Download Permenpan 2 Tahun 2017

PENGANGKATAN KEMBALI:
Perawat yang dibebaskan sementara karena ditugaskan secara penuh diluar jabatannya dpt diangkat kembali dengan ketentuan:

  1. paling tinggi berusia 56 th apabila pada saat dibebaskan menduduki jabatan Perawat Ahli Pertama, Ahli Muda dan Keterampilan
  2. paling tinggi berusia 58 th apabila pada saat dibebaskan menduduki jabatan Perawat Ahli Madya

DOWNLOAD PROFIL JABATAN

Demikian informasi singkat terkait jenis Jabatan Fungsional Perawat

Sumber : Profil JF 2017 Direktorat Jabatan ASN Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + twenty =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.