Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis dan Angka Kreditnya

0

infoasn.id – Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis dan Angka Kreditnya

Jabatan-Fungsional Teknisi Elektromedis1. PERMENPAN – RB : Nomor 28 Tahun 2013, Tanggal 14 Agustus 2013

2. PERATURAN BERSAMA : Nomor 46 Tahun 2014 dan Nomor 23 Tahun 2014, Tanggal 4 Agustus 2014

3. PENGERTIAN : Jabatan fungsional Teknisi Elektromedis adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pelayanan pengelolaan alat elektromedik pada sarana kesehatan yang diduduki oleh PNS.

4. TUGAS POKOK : Melakukan kegiatan pelayanan pengelolaan alat elektromedik yang meliputi persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan dan evaluasi.

5. PERPRES TUNJANGAN : Nomor 113 Tahun 2016, Perka BKN Nomor 39 Tahun 2007

6. PERATURAN BUP : PP Nomor 11 Tahun 2017

7. INSTANSI PEMBINA : Kementerian Kesehatan

8. RUMPUN JABATAN : Kesehatan

9. LINGKUP BERLAKU : P N S Pusat / Daerah

10. PEJABAT PENETAP PAK :

  1. Direktur Jenderal yang membidangi bina upaya kesehatan Kementerian Kesehatan bagi Teknisi Elektromedis Madya, pangkat Pembina Tingkat I, Gol. Ruang IV/b dan pangkat Pembina Utama Muda, Gol. Ruang IV/c di lingkungan Kementerian Kesehatan, instansi pusat selain Kementerian Kesehatan, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dibantu Tim Penilai Pusat.
  2. Direktur yang membidangi bina pelayanan keteknisian medik Kementerian Kesehatan bagi Teknisi Elektromedis Madya pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a di lingkungan Rumah Sakit/Balai Besar/Balai/Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Teknisi Elektromedis Pertama s.d Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a di lingkungan Loka Kementerian Kesehatan dibantu Tim Penilai Unit Kerja.
  3. Direktur Rumah Sakit/Kepala Balai Besar/Kepala Balai/Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, bagi Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Teknisi Elektromedis Pertama dan Muda, di lingkungan Rumah Sakit/Balai Besar/Balai/Kantor Kesehatan Pelabuhan Kem. Kesehatan dibantu Tim Penilai Unit Pelaksana Teknis Pusat.
  4. Pejabat eselon II yang membidangi kesehatan instansi pusat selain Kementerian Kesehatan bagi Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Teknisi Elektromedis Pertama s.d Madya, pangkat Pembina Gol. Ruang IV/a di lingkungan instansi pusat selain Kementerian Kesehatan dibantu Tim Penilai Instansi.
  5. Kepala Dinas yang membidangi kesehatan Provinsi bagi Teknisi Elektromedis Madya pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a di lingkungan Rumah Sakit/Balai Besar/Balai Provinsi dibantu Tim Penilai Provinsi.
  6. Direktur Rumah Sakit/Kepala Balai Besar/Kepala Balai Provinsi bagi Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Teknisi Elektromedis Pertama dan Muda di lingkungan Rumah Sakit/Balai Besar/Balai Provinsi dibantu Tim Penilai UPT Daerah Provinsi.
  7. Kepala Dinas yang membidangi kesehatan Kabupaten/Kota bagi Teknisi Elektromedis Madya pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a di lingkungan Rumah Sakit/Balai Kabupaten/Kota, Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia, dan Teknisi Elektromedis Pertama s.d Madya, pangkat Pembina, Gol. Ruang IV/a di ling.Puskesmas Kab/Kota dibantu Tim Penilai Kab/Kota
  8. Direktur Rumah Sakit/Kepala Balai Kabupaten/Kota bagi Teknisi Elektromedis Pelaksana, pangkat Pengatur, Gol. Ruang II/c s.d Penyelia dan Teknisi Elektromedis Pertama dan Muda di lingkungan Rumah Sakit/Balai Kabupaten/Kota dibantu Tim Penilai Unit Pelayanan Teknis Daerah Kabupaten/Kota.
Baca Juga :  Jabatan Fungsional Asisten Penata Anestesi dan Angka Kreditnya

11. PENGANGKATAN DARI TINGKAT TERAMPIL KE TINGKAT AHLI

  1. Teknisi Elektromedis Terampil yang memperoleh Ijasah S1/D.IV dpt diangkat menjadi Teknisi Elektromedis Ahli dgn syarat:
    1) Memiliki ijazah paling rendah Sarjana (S.1)/Diploma IV (D.IV) teknik elektromedik
    2) Memenuhi jumlah angka kredit kumulatif yang ditentukan
  2. Teknisi Elektromedis Terampil yang akan beralih menjadi Teknisi Elektromedis Ahli diberikan angka kredit dari ijazah S1/D.IV ditambah angka kredit kumulatif sebesar 65% dari diklat, tugas pokok dan pengembangan profesi dgn tidak memperhitungkan angka kredit dari unsur penunjang

12. UJI KOMPETENSI: Teknisi Elektromedis yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi harus mengikuti dan lulus uji kompetensi

13. PEMBEBASAN SEMENTARA (PEMBERHENTIAN menurut PP Nomor 11 Tahun 2017):
a. tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan;
b. Diberhentikan dari jabatan negeri;
c. Ditugaskan secara penuh di luar jabatan fungsional Teknisi Elektromedis;
d. Menjalani cuti di luar tanggungan negara; atau
e. Menjalani tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.

Baca Juga :  Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Kesehatan dan Angka Kreditnya

14. PENGANGKATAN KEMBALI: Teknisi Elektromedis yang telah selesai menjalani pembebasan sementara dapat diangkat kembali dalam jabatan Teknisi
Elektromedis sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Download Profil Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis – DISINI

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Demikian informasi singkat terkait jenis Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis dan Angka Kreditnya

Sumber : Profil JF 2018 Direktorat Jabatan ASN Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + ten =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.