Info ASN Jabatan Fungsional 30 Uraian Tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama

30 Uraian Tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama

Uraian Tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama

PENGERTIAN

Berdasarkan Peraturan Menpan-RB Nomor 21 Tahun 2016 , Jabatan Fungsional Analis Anggaran adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak untuk melakukan kegiatan analisis di bidang penganggaran dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Analis Anggaran adalah PNS yang diberikan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melaksanakan kegiatan analisis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN.

Jabatan Fungsional Analis Anggaran termasuk dalam rumpun Akuntan dan Anggaran dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Analis Anggaran merupakan jabatan fungsional kategori keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Analis Anggaran dari jenjang terendah sampai jenjang tertinggi, terdiri atas:
a. Analis Anggaran Pertama/Ahli Pertama;
b. Analis Anggaran Muda/Ahli Muda;
c. Analis Anggaran Madya/Ahli Madya; dan
d. Analis Anggaran Utama/Ahli Utama

UNSUR KEGIATAN

Tugas jabatan Analis Anggaran yaitu melaksanakan kegiatan analisis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Analis Anggaran harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Analis Anggaran Ahli Utama sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan.

Unsur kegiatan tugas jabatan Analis Anggaran yang dapat dinilai angka kreditnya, terdiri atas:
a. unsur utama; dan
b. unsur penunjang.

Unsur utama sebagaimana dimaksud, terdiri atas:
a. pendidikan;
b. analisis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN; dan
c. pengembangan profesi.

Sub unsur dari unsur utama sebagaimana dimaksud, terdiri atas:

  1. pendidikan, meliputi:
    1. pendidikan sekolah dan memperoleh ijazah/gelar;
    2. pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional/teknis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN serta memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat; dan
    3. diklat Prajabatan;
  2. analisis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN, meliputi:
    1. pendapatan negara;
    2. belanja negara; dan
    3. pembiayaan;
  3. pengembangan profesi, meliputi:
    1. pembuatan Karya Tulis/Karya Ilmiah di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN;
    2. penerjemahan/penyaduran buku dan bahan lainnya di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN; dan
    3. penyusunan buku pedoman/ketentuan pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN.

Unsur Penunjang, meliputi:

  1. pengajar/pelatih pada diklat fungsional/teknis dibidang penganggaran dalam pengelolaan APBN;
  2. peran serta dalam seminar/lokakarya/konferensi di bidang penganggaran dalam pengelolaan APBN;
  3. keanggotaan dalam Organisasi Profesi;
  4. keanggotaan dalam Tim Penilai Kinerja Jabatan Fungsional Analis Anggaran;
  5. perolehan Penghargaan/Tanda Jasa; dan
  6. perolehan ijazah/gelar kesarjanaan lainnya.

URAIAN TUGAS JABATAN ANALIS ANGGARAN AHLI UTAMA

Uraian kegiatan atau uraian tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama sesuai dengan jenjang jabatannya masing-masing, ditetapkan dalam butir kegiatan.

Berikut 30 Butir Kegiatan / Uraian tugas jabatan Analis Anggaran Ahli Utama, antara lain:

  1. Menganalisis arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan nasional per tema/bidang;
  2. Menyusun rekomendasi tingkat 4 Laporan hasil analisis arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan nasional;
  3. Menguji parameter asumsi dasar ekonomi makro hasil exercise;
  4. Menyusun rekomendasi tingkat 4 hasil pengujian parameter asumsi dasar ekonomi makro;
  5. Menyusun proyeksi perhitungan (exercise) RAPBN;
  6. Menguji parameter perhitungan RAPBN hasil exercise;
  7. Menyusun rekomendasi tingkat 4 hasil pengujian parameter proyeksi perhitungan (exercise) RAPBN dan usulan kebijakan;
  8. Menyusun rekomendasi tingkat 4 hasil pengujian parameter penyusunan postur RAPBN;
  9. Mengkaji dampak kebijakan fiskal dan ekonomi makro terhadap APBN berdasarkan perkembangan realisasi APBN;
  10. Menyusun rekomendasi penyusunan RAPBN-P berdasarkan hasil kajian dampak kebijakan fiskal dan ekonomi makro terhadap APBN;
  11. Menyusun rekomendasi tingkat 4 atas hasil pengujian data, bahan, dan parameter penyusunan KEM & PPKF;
  12. Menyusun rekomendasi tingkat 4 Laporan hasil analisis kelengkapan materi dalam pasal-pasal dan kesesuaian dengan angka dalam RAPBN/RAPBN-P serta kebijakan strategis Pemerintah;
  13. Menguji Model Perencanaan APBN/Model Fiskal/ Model Dampak APBN;
  14. Menyiapkan proposal pengembangan Model Perencanaan APBN/Model Fiskal/Model Dampak APBN;
  15. Menyiapkan policy paper di bidang asumsi makro/pendapatan negara/belanja negara/ pembiayaan anggaran;
  16. Menganalisis bahan penyusunan RAPBN/ RAPBN-P;
  17. Melaksanakan analisis tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi;
  18. Melaksanakan monitoring dan evaluasi kebijakan strategis di bidang penganggaran;
  19. Menyusun rekomendasi terkait kebijakan pengelolaan PNBP;
  20. Menyusun rekomendasi terkait kebijakan dispensasi pengelolaan PNBP;
  21. Menyusun rekomendasi usulan target dan pagu Penggunaan PNBP secara nasional;
  22. Menyusun rekomendasi perkiraan realisasi dan perkiraan realisasi PNBP (Outlook);
  23. Menyusun rekomendasi penyelesaian kewajiban pemerintah sektor migas, panas bumi, dan subsidi;
  24. Menyusun rekomendasi terkait pemindahbukuan PNBP sektor migas dan panas bumi;
  25. Menganalisis data terkait kajian tematik dan pengembangan;
  26. Menyusun rekomendasi kajian tematik dan pengembangan;
  27. Menyusun bahan diseminasi kajian tematik dan pengembangan;
  28. Menganalisis kebutuhan bimbingan teknis penganggaran; dan
  29. Menyiapkan bahan bimbingan teknis penganggaran; dan
  30. Melaksanakan bimbingan teknis penganggaran.

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Analis Anggaran Ahli Utama

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
Peraturan Menpan-RB Nomor 21 Tahun 2016

Sumber file : JDIH MENPAN

4 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.