Info ASN Jabatan Fungsional 48 Butir Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia

48 Butir Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia

Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia

PENGERTIAN

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 64 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai, bahwa yang dimaksud dengan:

Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang secara penuh untuk melakukan dukungan teknis pemeriksaan kepabeanan dan cukai.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai.

Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai termasuk dalam rumpun dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai merupakan Jabatan Fungsional kategori keterampilan.

Jenjang Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai sebagaimana dimaksud pada ayat dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai Pemula,
  2. Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai Terampil,
  3. Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai Mahir, dan
  4. Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai Penyelia.

UNSUR KEGIATAN

Tugas Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai adalah melaksanakan Dukungan Teknis Pemeriksaan Kepabeanan dan Cukai.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan dari tugas Jabatan Fungsional Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai yang dapat dinilai Angka Kreditnya terdiri atas dukungan teknis:

  1. pemeriksaan bea dan cukai,
  2. pencegahan dan penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai,
  3. pelayanan informasi di bidang kepabeanan dan cukai,
  4. pengelolaan informasi di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  5. penyiapan bahan bimbingan teknis dan standarisasi di bidang kepabeanan dan cukai.

2. Sub-unsur dari unsur sebagaimana dimaksud pada angka (1), terdiri atas:

  1. pemeriksaan barang, badan, dan sarana pengangkut,
  2. penelitian dokumen kepabeanan dan cukai,
  3. pemeriksaan identifikasi dan klasifikasi barang secara laboratoris,
  4. penyiapan bahan analisis perizinan, sertifikasi authorized economic operator (AEO) dan fasilitas kepabeanan dan cukai,
  5. penyiapan bahan analisis proyeksi penerimaan dan penagihan di bidang kepabeanan dan cukai,
  6. penelitian keberatan dan proses banding,
  7. perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi audit kepabeanan dan cukai,
  8. perumusan bahan dan evaluasi kepabeanan dan cukai,
  9. pengolahan informasi kepabeanan dan cukai,
  10. patroli dan penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  11. penyiapan bahan penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai.

URAIAN TUGAS JABATAN ASISTEN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI PENYELIA

Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam

Baca Juga :  15 Uraian Tugas Jabatan Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Pertama

Berikut 48 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Asisten Pemeriksa Bea dan Cukai Penyelia meliputi:

  1. melakukan pencacahan, pengawasan pemuatan, atau pengawasan pembongkaran barang di dalam tempat kedudukan kategori I;
  2. melakukan pemeriksaan, pencacahan, pengawasan pemuatan, atau pengawasan pembongkaran barang di luar tempat kedudukan atau kondisi tertentu kategori I;
  3. melakukan pengawasan teknis dalam rangka pemeriksaan barang kompleksitas tinggi;
  4. melakukan reviu atas pelaksanaan tugas pengawasan dan/atau pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai pada tempat-tempat tertentu yang ditunjuk oleh pimpinan unit atau kondisi tertentu pada tempat kategori III;
  5. melakukan penelitian dokumen kepabeanan dan cukai ekspor bea keluar;
  6. melakukan penelitian dokumen kepabeanan dan cukai admission temporaire/temporary admission carnet atau carnet de passages en douane carnet;
  7. melakukan reviu atas proses penelitian dokumen kepabeanan dan cukai kategori II;
  8. melakukan evaluasi program pengendalian mutu pengujian dan identifikasi kategori II;
  9. melakukan pengendalian teknis penyiapan bahan dokumen mutu identifikasi dan klasifikasi;
  10. melakukan evaluasi kegiatan persiapan pengujian;
  11. melakukan evaluasi pengujian contoh uji internal kategori I;
  12. melakukan evaluasi pengujian contoh uji internal kategori II ;
  13. melakukan evaluasi pengujian contoh uji internal kategori III ;
  14. melakukan evaluasi pengujian contoh uji eksternal kategori I;
  15. melakukan evaluasi pengujian contoh uji eksternal kategori II ;
  16. melakukan evaluasi pengujian contoh uji eksternal kategori III ;
  17. melakukan evaluasi kegiatan manajemen laboratorium identifikasi dan klasifikasi;
  18. melakukan penyampaian surat paksa, surat pemberitahuan piutang pajak dalam rangka impor, atau surat perintah penagihan seketika sekaligus kategori I;
  19. melaksanakan penyitaan atau penyanderaan badan kategori I;
  20. menyiapkan bahan gelar perkara atas perkara hukum kategori I terkait kepabeanan dan cukai;
  21. menyiapkan bahan pendampingan atas perkara hukum kategori I terkait kepabeanan dan cukai;
  22. menyiapkan bahan kegiatan sidang atas perkara hukum kepabeanan dan cukai berdasarkan surat kuasa kategori I;
  23. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai untuk jenis audit sederhana yang meliputi audit umum dengan satu program audit;
  24. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai untuk jenis audit sederhana yang meliputi audit khusus keberatan dalam rangka penetapan pejabat bea dan cukai;
  25. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai untuk jenis audit sederhana yang meliputi audit khusus lainnya;
  26. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai untuk jenis audit sederhana yang meliputi audit yang dihentikan pekerjaan lapangannya (berita acara penghentian audit);
  27. mengelola pangkalan data kepabeanan dan cukai kategori I;
  28. melakukan penghentian, pemeriksaan, penegahan, atau penyegelan di luar proses operasi penindakan kategori II;
  29. melakukan patroli laut kategori I;
  30. melakukan identifikasi kebutuhan perbaikan kapal patroli, peralatan atau sarana dan prasarana pengawasan;
  31. melakukan identifikasi kebutuhan pemeliharaan kapal patroli, peralatan atau sarana dan prasarana pengawasan;
  32. melakukan pengawasan teknis patroli darat di dalam tempat kedudukan;
  33. melakukan pengawasan teknis patroli darat di luar tempat kedudukan dan/atau kondisi tertentu;
  34. menjadi saksi dalam persidangan berdasarkan surat tugas;
  35. melakukan penyiapan bahan pemusnahan dan/atau perusakan barang dalam pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai di dalam tempat kedudukan kategori I;
  36. melakukan penyiapan bahan pemusnahan dan/atau perusakan barang dalam pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai di luar tempat kedudukan atau kondisi tertentu kategori I;
  37. memeriksa data perumusan kerja sama teknis terkait kepabeanan dan cukai kategori I;
  38. mengidentifikasi data asistensi kegiatan teknis kepabeanan dan cukai kategori I;
  39. menyiapkan bahan/data pelaksanaan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai di luar tempat kedudukan kategori I;
  40. menyiapkan bahan/data pelaksanaan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai di dalam tempat kedudukan kategori I;
  41. merumuskan pengembangan dan/atau peremajaan modul perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori IV;
  42. mengidentifikasi data penjaminan kualitas penerapan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori I;
  43. memvalidasi data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori I;
  44. memvalidasi data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II;
  45. memvalidasi data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori III;
  46. memvalidasi data forensik digital keamanan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  47. merumuskan rancangan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori I;
  48. memvalidasi teknis dan mutu pengembangan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II;
Baca Juga :  51 Butir Uraian Tugas Jabatan Penata Laksana Barang Terampil

HASIL KERJA TUGAS JABATAN ASISTEN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI PENYELIA

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Asisten Pemeriksa Bea Dan Cukai Penyelia

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
Permenpan RB Nomor 64 Tahun 2021

Sumber file : JDIH MENPAN

7 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − sixteen =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com