Info ASN Jabatan Fungsional 25 Butir Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya

25 Butir Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya

Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya

PENGERTIAN, KEDUDUKAN DAN JENJANG

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 22 Tahun 2022 tentang Jabatan Fungsional Penata Perizinan, bahwa yang dimaksud dengan:

Penata Perizinan adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan penataan pelayanan perizinan, perizinan berusaha, dan nonperizinan.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Penata Perizinan sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Penata Perizinan.

Jabatan Fungsional Penata Perizinan termasuk dalam rumpun Manajemen dan merupakan jabatan karir PNS.

Penata Perizinan berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang Penataan Pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan pada Instansi Pemerintah.

Penata Perizinan sebagaimana dimaksud berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, atau pejabat pengawas yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan.

Jabatan Fungsional Penata Perizinan merupakan Jabatan Fungsional kategori keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Penata Perizinan sebagaimana dimaksud terdiri atas:

  1. Penata Perizinan Ahli Pertama,
  2. Penata Perizinan Ahli Muda,
  3. Penata Perizinan Ahli Madya, dan
  4. Penata Perizinan Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan yaitu melaksanakan Penataan Pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Penata Perizinan harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan fungsional Penata Perizinan Ahli Madya sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan yang dapat dinilai Angka Kreditnya, terdiri atas:

  1. perencanaan pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  2. pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  3. penyuluhan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan kepada masyarakat; dan
  4. pengawasan penyelenggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan

Subunsur dari unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan sebagaimana dimaksud, meliputi:

  1. perencanaan pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan, meliputi:
    1. persiapan pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
    2. pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan; dan
    3. pengkajian biaya penyelenggaraan pelayanan dan simulasi biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan
  2. pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan, terdiri atas pengelolaan informasi;
  3. penyuluhan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan kepada masyarakat, meliputi:
    1. kajian partisipasi masyarakat pada pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
    2. pelaksanaan penyuluhan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan kepada masyarakat; dan
    3. penyusunan konsep pengelolaan pengaduan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan
  4. pengawasan penyelenggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan, meliputi:
    1. pengawasan kinerja penyelenggara pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
    2. pengawasan kinerja organisasi;
    3. pengawasan pasca Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah;
    4. pengawasan pasca Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi; dan
    5. pengawasan pasca Perizinan Berusaha berbasis risiko tinggi

URAIAN TUGAS JABATAN FUNGSIONAL PENATA PERIZINAN AHLI MADYA

Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Penata Perizinan yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melaksanakan Penataan Pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan.

Berikut 25 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Penata Perizinan Ahli Madya, meliputi:

  1. mengkaji konsep keputusan atas permohonan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  2. menganalisis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  3. mengevaluasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  4. mengevaluasi pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi;
  5. merumuskan standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  6. menganalisis perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  7. melaksanakan evaluasi perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  8. mengevaluasi hasil rekomendasi penyelesaian permasalahan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  9. merumuskan bisnis proses layanan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  10. menganalisis dukungan masyarakat terhadap aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  11. merumuskan daya saing wilayah pada aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  12. melakukan advokasi teknis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  13. melakukan mediasi, konsiliasi, atau ajudikasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  14. merumuskan gugatan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  15. menganalisa pemberian sanksi pelanggaran penyelenggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  16. mengevaluasi hasil pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  17. mengevaluasi standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  18. merumuskan konsep penghargaan bagi sumber daya manusia pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  19. menganalisis hambatan pada saat pemberian pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  20. mengevaluasi kualitas produk layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  21. mengevaluasi akses layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  22. merumuskan konsep laporan hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan;
  23. merumuskan instruksi pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah, dan Nonperizinan;
  24. mengevaluasi hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi, dan Nonperizinan; dan
  25. merumuskan mitigasi risiko dalam pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi;

HASIL KERJA TUGAS JABATAN FUNGSIONAL PENATA PERIZINAN AHLI MADYA

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Penata Perizinan Ahli Madya, meliputi:

  1. dokumen kajian keputusan atas permohonan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  2. dokumen analisis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  3. laporan evaluasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  4. laporan evaluasi pengembangan sistem pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan terintegrasi,
  5. dokumen standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  6. laporan analisis perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
  7. laporan evaluasi perkiraan kebutuhan biaya keluaran proses Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
  8. laporan evaluasi hasil rekomendasi penyelesaian permasalahan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  9. dokumen bisnis proses layanan konsultasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  10. laporan analisis dukungan masyarakat terhadap aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  11. dokumen daya saing wilayah pada aktivitas pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  12. laporan advokasi teknis pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  13. laporan mediasi, konsiliasi, atau ajudikasi pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  14. dokumen gugatan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  15. laporan analisa pemberian sanksi pelanggaran penyelenggaraan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  16. laporan hasil evaluasi pelaksanaan pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  17. laporan evaluasi standar pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  18. dokumen konsep penghargaan bagi sumber daya manusia pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  19. laporan analisis hambatan pada saat pemberian pelayanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  20. laporan hasil evaluasi kualitas produk layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  21. laporan hasil evaluasi akses layanan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  22. dokumen konsep laporan hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha, dan Nonperizinan,
  23. dokumen instruksi pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko rendah, dan Nonperizinan,
  24. laporan evaluasi hasil pengawasan Perizinan, Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi, dan Nonperizinan, dan
  25. dokumen mitigasi risiko dalam pengawasan Perizinan Berusaha berbasis risiko menengah rendah dan menengah tinggi,

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
Permenpan RB Nomor 22 Tahun 2022

Sumber file : JDIH MENPAN

2 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com