Info ASN Jabatan Fungsional 31 Butir Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama

31 Butir Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama

Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama

PENGERTIAN

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jabatan Fungsional Widyabasa, bahwa yang dimaksud dengan:

Widyabasa adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan Bahasa dan Sastra.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Widyabasa sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Widyabasa.

Jabatan Fungsional Widyabasa termasuk dalam rumpun Pendidikan lainnya dan merupakan jabatan karir PNS.

Widyabasa berkedudukan sebagai pelaksana teknis untuk melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra pada Instansi Pemerintah.

Jabatan Fungsional Widyabasa merupakan Jabatan Fungsional kategori keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Widyabasa sebagaimana dimaksud terdiri atas:

  1. Widyabasa Ahli Pertama,
  2. Widyabasa Ahli Muda,
  3. Widyabasa Ahli Madya, dan
  4. Widyabasa Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Widyabasa yaitu melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra pada Instansi Pemerintah.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Widyabasa harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan fungsional Widyabasa Ahli Pertama sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan Jabatan Fungsional Widyabasa yang dapat dinilai Angka Kreditnya terdiri atas

  1. Pengembangan Bahasa dan sastra,
  2. Pembinaan Bahasa dan sastra, dan
  3. Pelindungan Bahasa dan sastra.

2. Sub-unsur dari unsur kegiatan sebagaimana dimaksud terdiri atas:

  1. Pengembangan Bahasa dan Sastra meliputi:
    1. Pembakuan dan Kodifikasi,
    2. penyusunan materi,
    3. penyusunan desain dan pedoman teknis, dan
    4. penganalisisan materi.
  2. Pembinaan Bahasa dan Sastra meliputi:
    1. fasilitasi teknis, dan
    2. pemetaan kebutuhan.
  3. Pelindungan Bahasa dan Sastra meliputi:
    1. penyusunan model, dan
    2. pemetaan dan registrasi.

URAIAN TUGAS JABATAN FUNGSIONAL WIDYABASA AHLI PERTAMA

Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Widyabasa yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra pada Instansi Pemerintah.

Berikut 31 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Widyabasa Ahli Pertama, meliputi:

  1. mengidentifikasi materi Pembakuan dan Kodifikasi bahasa dan sastra;
  2. menyusun sistem fonologi atau morfologi Bahasa Daerah;
  3. mengolah data korpus;
  4. menyusun entri kamus;
  5. memadankan istilah;
  6. memetakan topik dan bahan penyusunan soal dari berbagai sumber;
  7. mengidentifikasi objek pengendalian penggunaan Bahasa Indonesia;
  8. mengidentifikasi kebutuhan pedoman kesastraan di masyarakat;
  9. mengidentifikasi materi pedoman atau bahan bacaan kebahasaan dan kesastraan;
  10. menyusun rencana peningkatan kompetensi pengajar Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  11. merancang silabus materi pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  12. merancang rencana pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  13. melakukan penyuluhan sastra secara tidak langsung;
  14. memverifikasi data penggunaan bahasa untuk penyuluhan atau penyuntingan bahasa Indonesia;
  15. melakukan bimbingan pelaksanaan kemahiran berbahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulis;
  16. menganalisis kebutuhan fasilitasi pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  17. melakukan analisis kebutuhan pengujian kemahiran berbahasa Indonesia;
  18. menganalisis kebutuhan materi Pembinaan Bahasa dan Sastra;
  19. menganalisis kebutuhan materi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  20. menginventarisasi kebutuhan penyuluhan atau penyuntingan Bahasa Indonesia;
  21. menginventarisasi kebutuhan pelayanan ahli bahasa;
  22. mengidentifikasi kebutuhan kritik sastra bagi masyarakat;
  23. mentranskripsi sastra lisan berbahasa daerah;
  24. mentransliterasi manuskrip/naskah kuno;
  25. mendeskripsikan sastra lisan berbahasa daerah;
  26. melakukan digitalisasi manuskrip/naskah kuno;
  27. melakukan katalogisasi manuskrip/naskah kuno;
  28. melakukan pendokumentasian sastra lisan berbahasa daerah;
  29. meregistrasi hasil Pelindungan Bahasa Daerah;
  30. meregistrasi hasil pelindungan Sastra Daerah; dan
  31. mengidentifikasi objek Pelindungan Bahasa dan Sastra daerah;

HASIL KERJA TUGAS JABATAN FUNGSIONAL WIDYABASA AHLI PERTAMA

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Widyabasa Ahli Pertama, meliputi:

  1. dokumen Pembakuan dan Kodifikasi;
  2. dokumen sistem fonologi atau morfologi Bahasa daerah;
  3. dokumen data korpus;
  4. entri kamus;
  5. padanan istilah;
  6. peta topik dan bahan soal;
  7. dokumen objek pengendalian penggunaan Bahasa Indonesia;
  8. dokumen kebutuhan pedoman kesastraan;
  9. dokumen pedoman atau bahan bacaan kebahasaan dan kesastraan;
  10. dokumen rencana peningkatan kompetensi pengajar Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  11. dokumen silabus pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  12. dokumen rencana pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  13. laporan penyuluhan sastra secara tidak langsung;
  14. dokumen verifikasi data penggunaan bahasa untuk penyuluhan atau penyuntingan Bahasa Indonesia;
  15. laporan bimbingan pelaksanaan kemahiran berbahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulis;
  16. dokumen analisis kebutuhan fasilitasi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  17. dokumen analisis kebutuhan pengujian kemahiran berbahasa Indonesia;
  18. dokumen analisis kebutuhan materi Pembinaan Bahasa dan Sastra;
  19. dokumen analisis kebutuhan materi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing;
  20. dokumen kebutuhan penyuluhan atau penyuntingan bahasa Indonesia;
  21. dokumen kebutuhan pelayanan ahli bahasa;
  22. dokumen kebutuhan kritik sastra;
  23. dokumen transkripsi sastra lisan;
  24. dokumen transliterasi manuskrip/naskah kuno;
  25. dokumen sastra lisan berbahasa daerah;
  26. dokumen digitalisasi manuskrip/naskah kuno;
  27. katalog manuskrip/naskah kuno;
  28. laporan dokumentasi sastra lisan berbahasa daerah;
  29. dokumen registrasi pelindungan Bahasa Daerah;
  30. dokumen registrasi pelindungan Sastra Daerah; dan
  31. laporan hasil identifikasi objek Pelindungan Bahasa dan Sastra daerah;

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Fungsional Widyabasa Ahli Pertama

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
Permenpan RB Nomor 2 Tahun 2022

Sumber file : JDIH MENPAN

23 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com