Info ASN Jabatan Fungsional 32 Butir Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya

32 Butir Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya

Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 37 Tahun 2017 tentang Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan, bahwa yang dimaksud dengan:

Inspektur Ketenagalistrikan adalah PNS yang diberikan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak untuk melakukan inspeksi ketenagalistrikan.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Inspektur Ketenagalistrikan sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan.

Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan termasuk dalam rumpun Pengawas Kualitas dan Keamanan dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan merupakan jabatan fungsional Kategori Keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan dari jenjang terendah sampai jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Pertama,
  2. Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda,
  3. Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya, dan
  4. Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan yaitu melaksanakan kegiatan di bidang inspeksi ketenagalistrikan.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Inspektur Ketenagalistrikan harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan yang dapat dinilai Angka Kreditnya, terdiri atas:

  1. unsur utama, dan
  2. unsur penunjang.

2. Unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a, terdiri atas:

  1. pendidikan,
  2. inspeksi ketenagalistrikan, dan
  3. pengembangan profesi.

3. Sub unsur dari unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka (2), terdiri atas:

  1. Pendidikan, meliputi:
    1. pendidikan formal dan memperoleh ijazah/gelar,
    2. pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional/teknis di bidang ketenagalistrikan serta memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat, dan
    3. diklat Prajabatan.
  2. Inspeksi ketenagalistrikan, meliputi:
    1. perencanaan inspeksi ketenagalistrikan,
    2. pelaksanaan manajemen inspeksi ketenagalistrikan,
    3. pelaksanaan inspeksi terencana,
    4. pelaksanaan inspeksi instalasi tenaga listrik terkait gangguan/kecelakaan/kebakaran akibat listrik, atau bencana alam,
    5. pengolahan, penganalisaan dan pengevaluasian,
    6. perumusan rekomendasi dan penyebarluasan hasil inspeksi ketenagalistrikan, dan
    7. pengembangan metode dan teknologi.
  3. Pengembangan profesi, meliputi:
    1. pembuatan karya tulis/karya ilmiah di bidang ketenagalistrikan,
    2. penerjemahan/penyaduran buku dan bahan lainnya di bidang ketenagalistrikan, dan
    3. penyusunan buku pedoman/ketentuan pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang ketenagalistrikan.

4. Unsur Penunjang, meliputi:

  1. pengajar/pelatih pada diklat fungsional/teknis di bidang Ketenagalistrikan,
  2. peran serta dalam seminar/lokakarya/konferensi di bidang ketenagalistrikan,
  3. keanggotaan dalam organisasi profesi,
  4. keanggotaan dalam Tim Penilai,
  5. keanggotaan dalam tim penyusun kurikulum/modul/bahan ajar/bimbingan teknis atau manajerial di bidang keteknikan ketenagalistrikan,
  6. perolehan tanda jasa/penghargaan, dan
  7. perolehan gelar kesarjanaan lainnya atau gelar kehormatan akademis.

URAIAN TUGAS JABATAN INSPEKTUR KETENAGALISTRIKAN AHLI MADYA

Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Inspektur Ketenagalistrikan yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melaksanakan kegiatan di bidang inspeksi ketenagalistrikan.

Berikut 32 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya, meliputi:

  1. menyusun program pengembangan kompetensi inspektur ketenagalistrikan;
  2. menyusun program inspeksi dalam rangka pengawasan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan;
  3. menyusun rencana tahunan kegiatan inspeksi ketenagalistrikan;
  4. mengelola Sistem Informasi Manajemen Inspeksi Ketenagalistrikan;
  5. mengelola pembagian tugas dan penyusunan tim inspeksi ketenagalistrikan;
  6. melaksanakan tugas sebagai ketua tim inspeksi ketenagalistrikan;
  7. melakukan koordinasi penyusunan laporan akhir tahun kegiatan pelaksanaan inspeksi ketenagalistrikan;
  8. melaksanakan koordinasi dengan inspektur ketenagalistrikan daerah dan pihak terkait lainnya dalam rangka membangun kerjasama pengawasan keteknikan ketenagalistrikan;
  9. melakukan monitoring kegiatan pemulihan pasokan daya listrik instalasi tenaga listrik yang terdampak gangguan / bencana alam;
  10. menganalisis data pemakaian bahan bakar pembangkit tenaga listrik;
  11. menganalisis permasalahan teknis dalam kontrak penyediaan tenaga listrik;
  12. menganalisis permasalahan teknis keandalan instalasi tenaga listrik;
  13. menganalisis permasalahan teknis lingkungan instalasi tenaga listrik pada tahap konstruksi dan/atau operasi;
  14. menganalisis permasalahan teknis tenaga teknik ketenagalistrikan;
  15. menganalisis permasalahan teknis tahap perencanaan, pembangunan dan konstruksi instalasi penyediaan tenaga listrik;
  16. menganalisis kualitas daya listrik;
  17. menganalisis ketersediaan dan pemakaian sumber energi primer pembangkit tenaga listrik;
  18. menganalisis penyebab gangguan / kecelakaan / kebakaran pada instalasi tenaga listrik;
  19. melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan inspeksi ketenagalistrikan;
  20. mengevaluasi jumlah dan kompetensi tenaga teknik serta penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) pada instalasi tenaga listrik;
  21. mengevaluasi dokumen AMDAL, UKL/UPL dan/atau SPPL instalasi tenaga listrik;
  22. mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan pada instalasi tenaga listrik;
  23. mengevaluasi data susut teknis jaringan tenaga listrik;
  24. mengevaluasi usulan operasi paralel pembangkit tenaga listrik;
  25. mengevaluasi efisiensi pembangkit tenaga listrik pada tahap komisioning dan/atau operasi;
  26. menyusun dan mempresentasikan hasil inspeksi ketenagalistrikan;
  27. menyusun materi penyebaran informasi dalam bentuk poster/leaflet/pamflet/booklet/brosur/film dokumenter;
  28. melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan;
  29. melakukan benchmarking regulasi / inspeksi keteknikan ketenagalistrikan yang berlaku di negara lain;
  30. melakukan review dan memberikan masukan terhadap laporan inspeksi ketenagalistrikan jenjang pertama dan muda;
  31. memberikan pengarahan persiapan inspeksi ketenagalistrikan; dan
  32. memberikan pertimbangan teknis terhadap rancangan dan penerapan peraturan bidang ketenagalistrikan;

HASIL KERJA TUGAS JABATAN INSPEKTUR KETENAGALISTRIKAN AHLI MADYA

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya, meliputi:

  1. dokumen program pengembangan kompetensi inspektur ketenagalistrikan,
  2. dokumen program inspeksi dalam rangka pengawasan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan,
  3. dokumen rencana tahunan kegiatan inspeksi ketenagalistrikan,
  4. dokumen pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Inspeksi Ketenagalistrikan,
  5. dokumen pengelolaan pembagian tugas dan penyusunan tim inspeksi ketenagalistrikan,
  6. laporan penugasan sebagai ketua tim inspeksi ketenagalistrikan,
  7. surat tugas penyusunan laporan akhir tahun kegiatan pelaksanaan inspeksi ketenagalistrikan,
  8. laporan hasil koordinasi dengan inspektur ketenagalistrikan daerah dan pihak terkait lainnya dalam rangka membangun kerjasama pengawasan keteknikan ketenagalistrikan,
  9. laporan pelaksanaan monitoring kegiatan pemulihan pasokan daya listrik instalasi tenaga listrik yang terdampak gangguan/bencana alam,
  10. laporan hasil analisis data pemakaian bahan bakar pembangkit tenaga listrik,
  11. laporan hasil analisis permasalahan teknis dalam kontrak penyediaan tenaga listrik,
  12. laporan hasil analisis permasalahan teknis keandalan instalasi tenaga listrik,
  13. laporan hasil analisis permasalahan teknis lingkungan instalasi tenaga listrik pada tahap konstruksi dan/atau operasi,
  14. laporan hasil analisis permasalahan teknis tenaga teknik ketenagalistrikan,
  15. laporan hasil analisis permasalahan teknis tahap perencanaan, pembangunan dan konstruksi instalasi penyediaan tenaga listrik,
  16. laporan hasil analisis kualitas daya listrik,
  17. laporan hasil analisis ketersediaan dan pemakaian sumber energi primer pembangkit tenaga listrik,
  18. laporan hasil analisis penyebab gangguan / kecelakaan / kebakaran pada instalasi tenaga listrik,
  19. laporan monitoring dan hasil evaluasi berkala terhadap pelaksanaan inspeksi ketenagalistrikan,
  20. laporan hasil evaluasi jumlah dan kompetensi tenaga teknik serta penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) pada instalasi tenaga listrik,
  21. laporan hasil evaluasi dokumen AMDAL, UKL/UPL dan/atau SPPL instalasi tenaga listrik,
  22. laporan hasil evaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan pada instalasi penyediaan tenaga listrik,
  23. laporan hasil evaluasi data susut teknis jaringan tenaga listrik,
  24. laporan hasil evaluasi usulan operasi paralel pembangkit tenaga listrik,
  25. laporan hasil evaluasi efisiensi pembangkit tenaga listrik pada tahap komisioning dan/atau operasi,
  26. bahan dan dokumentasi presentasi hasil inspeksi ketenagalistrikan,
  27. poster/leaflet/pamflet/booklet/brosur/filmdokument,
  28. laporan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan,
  29. laporan hasil benchmarking regulasi / inspeksi keteknikan ketenagalistrikan yang berlaku di negara lain,
  30. laporan hasil review terhadap laporan inspeksi ketenagalistrikan jenjang pertama dan muda,
  31. dokumentasi pengarahan persiapan inspeksi ketenagalistrikan, dan
  32. dokumen pertimbangan teknis terhadap rancangan dan penerapan peraturan bidang ketenagalistrikan.

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 37 Tahun 2017

Sumber file : JDIH MENPAN

5 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com