Info ASN Jabatan Fungsional 229 Butir Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama

229 Butir Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama

Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Pertama

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Pertama

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 63 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai, bahwa yang dimaksud dengan:

Pemeriksa Bea dan Cukai adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang dan hak untuk melakukan Pemeriksaan Kepabeanan dan Cukai.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Pemeriksa Bea dan Cukai sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai.

Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai termasuk dalam rumpun Imigrasi, Pajak dan Asisten Profesional yang berkaitan dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai merupakan Jabatan Fungsional kategori keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai sebagaimana dimaksud pada ayat dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama,
  2. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Muda,
  3. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Madya, dan
  4. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai adalah melakukan Pemeriksaan Kepabeanan dan Cukai.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Pemeriksa Bea Dan Cukai harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Pertama sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai yang dapat dinilai Angka Kreditnya terdiri atas:

  1. pemeriksaan bea dan cukai,
  2. pencegahan dan penyidikan,
  3. pelayanan informasi di bidang kepabeanan dan cukai,
  4. pengelolaan informasi di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  5. bimbingan teknis dan standarisasi di bidang kepabeanan dan cukai.

2. Sub-unsur dari unsur sebagaimana dimaksud pada angka (1), terdiri atas:

  1. penelitian dokumen kepabeanan dan cukai,
  2. pemeriksaan identifikasi dan klasifikasi barang secara laboratoris,
  3. analisis perizinan, sertifikasi authorized economic operator (AEO) dan fasilitas kepabeanan dan cukai,
  4. analisis proyeksi penerimaan dan penagihan di bidang kepabeanan dan cukai,
  5. penelitian keberatan dan proses banding,
  6. perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi audit kepabeanan dan cukai,
  7. perumusan dan evaluasi kebijakan kepabeanan dan cukai,
  8. pengolahan informasi pencegahan dan penyidikan kepabeanan dan cukai,
  9. patroli dan penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  10. penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai.

URAIAN TUGAS JABATAN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI AHLI PERTAMA

Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Pertama merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Pemeriksa Bea Dan Cukai yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam

Berikut 229 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama meliputi:

  1. melakukan reviu atas pelaksanaan tugas pengawasan dan/atau pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai pada tempat-tempat tertentu yang ditunjuk oleh pimpinan unit atau kondisi tertentu pada tempat kategori II;
  2. merumuskan naskah surat persetujuan atau penolakan permohonan perubahan atau perbaikan data atau dokumen di bidang kepabeanan dan cukai;
  3. menganalisis data permohonan redress manifest kategori II;
  4. menganalisis perumusan naskah surat persetujuan atau penolakan permohonan penutupan manifes;
  5. merumuskan naskah surat persetujuan atau penolakan permohonan pindah lokasi penimbunan, peti kemas kosong, shortshipped, atau part of;
  6. melakukan penelitian dokumen kepabeanan dan cukai ekspor non bea keluar;
  7. melakukan penelitian dokumen kepabeanan dan cukai ekspor dengan bea keluar;
  8. menganalisis data perencanaan penelitian ulang;
  9. menganalisis data usulan atau tindak lanjut usulan penelitian ulang;
  10. melakukan pengendalian mutu pengujian dan identifikasi kategori II;
  11. mengidentifikasi bahan pelaksanaan pengendalian mutu pengujian dan identifikasi kategori I;
  12. melakukan evaluasi pengendalian mutu pengujian dan identifikasi kategori III;
  13. melakukan analisis dalam penyusunan dokumen mutu;
  14. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji internal kategori I;
  15. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji internal kategori II;
  16. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji internal kategori III;
  17. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji eksternal kategori I;
  18. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji eksternal kategori II;
  19. melakukan pengujian tingkat lanjut contoh uji eksternal kategori III;
  20. melakukan asistensi penjaminan kualitas laboratorium identifikasi dan klasifikasi kategori I;
  21. melakukan pengendalian teknis dalam tindakan korektif hasil uji profisiensi atau tindakan assessment audit internal;
  22. melakukan analisis dalam kegiatan audit internal kualitas laboratorium identifikasi dan klasifikasi;
  23. melakukan pengendalian rekaman mutu;
  24. menganalisis data dalam kegiatan pengkajian identifikasi dan klasifikasi barang di bidang kepabeanan dan cukai;
  25. melakukan identifikasi mendalam kegiatan profiling pengujian atau identifikasi komoditi maupun jenis barang;
  26. menganalisis data penerbitan, perubahan, pembekuan, pemberlakuan kembali, atau pencabutan izin bagi perusahaan penerima fasilitas tempat penimbunan berikat;
  27. menganalisis data penerbitan, perubahan, atau pencabutan fasilitas kepabeanan terkait migas dan panas bumi;
  28. menganalisis data perizinan pengeluaran hasil produksi atau sisa produksi dari tempat penimbunan berikat atau kemudahan impor tujuan ekspor ke tempat lain dalam daerah pabean;
  29. menganalisis data penerbitan, perubahan, pembekuan, atau pencabutan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor;
  30. menganalisis data penerbitan, perubahan, pembekuan, pemberlakuan kembali atau pencabutan nomor pokok pengusaha barang kena cukai;
  31. menganalisis data perizinan perpanjangan periode dan/atau jangka waktu ekspor bagi penerima fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor;
  32. menganalisis data perizinan kegiatan subkontrak perusahaan penerima fasilitas kepabeanan;
  33. menganalisis data perizinan impor atau ekspor kembali barang, bahan, dan/atau hasil produksi bagi perusahaan penerima fasilitas kepabeanan;
  34. menganalisis data penerbitan, perubahan, atau pencabutan penetapan izin kawasan pabean atau tempat penimbunan sementara;
  35. menganalisis data perizinan re-ekspor, re-impor, atau impor sementara;
  36. menganalisis data perizinan impor tanpa identitas registrasi kepabeanan;
  37. menganalisis data perizinan penetapan, perubahan izin penggunaan, pemasukan, atau pengeluaran kemasan yang dipakai berulang- ulang atau peti kemas kosong impor atau ekspor;
  38. menganalisis data perizinan pengeluaran barang impor untuk dipakai dengan jaminan;
  39. menganalisis data perizinan konsolidasi barang ekspor;
  40. menganalisis data perizinan admission temporaire/temporary admission carnet atau carnet de passages en douane carnet, yacht and vessel declaration atau dokumen lain yang dipersamakan;
  41. menganalisis data penyelesaian kewajiban atau persyaratan kepabeanan atas kendaraan bermotor;
  42. menganalisis data perizinan pembongkaran, pemeriksaan, penimbunan, pemuatan, pengeluaran, pemasukan, atau pemusnahan atas barang impor atau ekspor;
  43. menganalisis data laporan realisasi ekspor tempat penimbunan berikat atau kemudahan impor tujuan ekspor;
  44. menganalisis data permohonan fasilitas pembebasan atau keringanan bea masuk;
  45. Menganalisis data terkait permohonan fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah;
  46. menganalisis data perizinan pemindahtanganan, pemusnahan atas barang, bahan, atau mesin yang mendapatkan fasilitas kepabeanan;
  47. menganalisis data laporan pertanggungjawaban kemudahan impor tujuan ekspor atau laporan pertanggungjawaban penggunaan konsorsium kemudahan impor tujuan ekspor industri kecil menengah kompleksitas tinggi;
  48. menganalisis data laporan pertanggungjawaban kemudahan impor tujuan ekspor atau laporan pertanggungjawaban penggunaan konsorsium kemudahan impor tujuan ekspor industri kecil menengah kompleksitas rendah;
  49. menganalisis data perizinan impor mesin, suku cadang, peralatan pendukung lainnya atau barang contoh;
  50. menganalisis data atau objek optimalisasi potensi penerima fasilitas kepabeanan atau perdagangan dan industri;
  51. menganalisis dokumen persyaratan administrasi sertifikasi authorized economic operator;
  52. memvalidasi teknis dalam validasi lapangan terkait sertifikasi authorized economic operator dan/atau joint validasi tahapan mutual recognition arrangement dengan customs negara lain;
  53. menganalisis data hasil validasi lapangan dan/atau joint validasi terkait sertifikasi authorized economic operator dan/atau joint validasi tahapan mutual recognition arrangement dengan customs negara lain;
  54. menganalisis data penerbitan sertifikat authorized economic operator;
  55. menganalisis data hasil monitoring dan/atau evaluasi terkait mitra utama kepabeanan atau authorized economic operator;
  56. menganalisis penetapan atau perubahan data mitra utama kepabeanan;
  57. menganalisis data pembayaran berkala mitra utama kepabeanan dan/atau authorized economic operator;
  58. menganalisis data registrasi atau akses kepabeanan bagi pengguna jasa;
  59. menganalisis data penetapan, penyesuaian, penetapan kembali, atau pencabutan tarif cukai;
  60. menganalisis data perizinan terkait cukai;
  61. menganalisis data terkait fasilitas atau kemudahan cukai;
  62. menganalisis data perizinan transaksional bagi penyelenggara atau pengusaha kawasan berikat, kawasan bebas, atau kawasan ekonomi khusus;
  63. menganalisis data perubahan konversi bahan baku kemudahan impor tujuan ekspor;
  64. menganalisis data pembatalan dokumen kepabeanan dan cukai;
  65. menganalisis data permohonan penerbitan formulir kendaraan secara manual;
  66. menganalisis data permohonan penerbitan formulir kendaraan di kawasan ekonomi khusus secara manual;
  67. menganalisis data permohonan revisi dan legalisir formulir kendaraan secara manual;
  68. menganalisis data penerimaan dan pengadministrasian jaminan;
  69. menganalisis data permohonan penerbitan surat keputusan penggunaan jaminan tertulis atau jaminan perusahaan;
  70. menganalisis data pencairan jaminan;
  71. menganalisis data permohonan penarikan atau pengembalian jaminan;
  72. menganalisis data permohonan perpanjangan jangka waktu, penggantian dan/atau penyesuaian jaminan;
  73. menganalisis data permohonan penerbitan surat keputusan atau surat rekomendasi pengembalian bea masuk, bea keluar, denda administrasi, bunga, bea masuk tindakan pengamanan, bea masuk anti dumping dan/atau cukai kompleksitas tinggi;
  74. menganalisis data permohonan penerbitan surat keputusan atau surat rekomendasi pengembalian bea masuk, bea keluar, denda administrasi, bunga, bea masuk tindakan pengamanan, bea masuk anti dumping dan/atau cukai kompleksitas rendah;
  75. menganalisis data permohonan penerbitan surat keputusan penundaan atau pencicilan pelunasan kekurangan pembayaran bea masuk, bea keluar dan/atau sanksi administrasi berupa denda atau tagihan;
  76. menganalisis data penerbitan surat keputusan pemberian imbalan bunga;
  77. menganalisis data penerbitan surat penetapan sanksi administrasi, surat penetapan pabean, atau surat penetapan perhitungan bea keluar;
  78. menganalisis data penerbitan surat teguran atau surat peringatan;
  79. menganalisis data penerbitan surat paksa;
  80. menganalisis data penerbitan surat perintah penagihan seketika sekaligus;
  81. menganalisis data penerbitan surat perintah melakukan penyitaan atau surat permohonan bantuan melakukan penyitaan;
  82. menganalisis data penerbitan surat perintah penyanderaan badan;
  83. menganalisis data penerbitan surat usulan pencegahan;
  84. menganalisis data penerbitan surat pencabutan penyitaan, penyanderaan badan, atau pencegahan;
  85. menganalisis data penerbitan surat pemberitahuan dan penagihan biaya pengganti (SPPBP-1);
  86. menganalisis data penerbitan surat kekurangan pembayaran pajak rokok atau tanda bukti kelebihan pembayaran pajak rokok;
  87. menganalisis data monitoring perbendaharaan di bidang kepabeanan dan cukai;
  88. menganalisis data penerbitan surat pemberitahuan piutang pajak dalam rangka impor;
  89. menganalisis data permohonan pembatalan atau perubahan data billing;
  90. menganalisis data pengusulan penghapusan piutang;
  91. menganalisis data pengusulan pelimpahan piutang;
  92. menganalisis data penyusunan target penerimaan kepabeanan dan cukai dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja negara atau anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan;
  93. menganalisis data penyusunan distribusi target penerimaan untuk tiap unit jabatan pratama, unit jabatan administrasi, dan/atau unit pelaksana teknis;
  94. menganalisis data pemantauan permohonan penyediaan pita cukai awal atau permohonan penyediaan pita cukai tambahan;
  95. menganalisis data pelayanan permohonan penyediaan pita cukai tambahan izin kepala kantor;
  96. menganalisis data validasi tanda bukti perusakan pita cukai (CK-2) atau tanda bukti pengembalian pita cukai (CK-3);
  97. menganalisis data pengusulan premi, insentif cukai, perhitungan dana bagi hasil cukai atau insentif lainnya;
  98. menganalisis data pengembalian pita cukai yang tidak direalisasikan dengan permohonan pemesanan pita cukai (CK-1 atau CK-1A);
  99. merumuskan naskah keberatan di bidang kepabeanan dan cukai kompleksitas rendah;
  100. merumuskan naskah keberatan di bidang kepabeanan dan cukai kompleksitas tinggi;
  101. menganalisis data dalam evaluasi keberatan di bidang kepabeanan dan cukai;
  102. menganalisis data dalam penyusunan surat uraian banding atau surat tanggapan atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  103. menganalisis data dalam penyusunan surat uraian banding atau surat tanggapan atas hasil penelitian ulang atau audit kepabeanan dan cukai;
  104. menganalisis data dalam penyusunan surat penjelasan tertulis atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai;
  105. menganalisis data dalam penyusunan memori peninjauan kembali dan kontra memori peninjauan kembali atas perkara hukum perpajakan terkait kepabeanan dan cukai;
  106. menganalisis data dalam penyusunan memori banding, kasasi, atau peninjauan kembali dan kontra memori banding, kasasi, atau peninjauan kembali atas perkara hukum non- perpajakan terkait kepabeanan dan cukai;
  107. menganalisis data dalam penyusunan laporan evaluasi putusan pengadilan dan peninjauan kembali atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai;
  108. menganalisis data dalam penyusunan dokumen mediasi, gugatan atau jawaban gugatan atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  109. menganalisis data dalam penyusunan replik atau duplik atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  110. menganalisis data dalam penyusunan bukti perkara atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai;
  111. menganalisis data dalam penyusunan kesimpulan perkara atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  112. menganalisis data dalam penyusunan pendapat hukum atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  113. menganalisis data dalam penyusunan kajian hukum atas perkara hukum kepabeanan dan cukai;
  114. menganalisis data program perencanaan perumusan ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai;
  115. menganalisis data hasil perumusan ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai;
  116. menganalisis data tindak lanjut ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai tahap I;
  117. menganalisis data tindak lanjut ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai tahap II;
  118. menganalisis data tindak lanjut ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai tahap III;
  119. menganalisis data tindak lanjut ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai tahap IV;
  120. melakukan gelar perkara atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori IV;
  121. melakukan pendampingan atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori IV;
  122. melakukan kegiatan sidang atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori IV berdasarkan surat kuasa;
  123. menganalisis data dalam penyusunan daftar rencana objek audit kepabeanan dan cukai;
  124. menganalisis data dalam penyusunan daftar rencana objek penelitian ulang;
  125. menganalisis data dalam penyusunan laporan analisis objek audit kepabeanan dan cukai;
  126. menganalisis data dalam penyusunan laporan analisis objek penelitian ulang;
  127. menganalisis data hasil keberatan dan banding atas audit;
  128. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit umum dengan satu program audit;
  129. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit khusus dalam rangka keberatan atas penetapan pejabat bea dan cukai;
  130. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit khusus lainnya;
  131. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit yang dihentikan pekerjaan lapangannya (berita acara penghentian audit);
  132. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat lanjutan;
  133. menganalisis data monitoring pelaksanaan audit;
  134. menganalisis data monitoring pelaksanaan penelitian ulang;
  135. menganalisis data pelaksanaan hearing auditee;
  136. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit umum dengan dua program audit;
  137. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit umum dengan tiga program audit atau lebih;
  138. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat I untuk jenis audit investigasi;
  139. melakukan pemeriksaan data dalam pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai tingkat II untuk audit berskala nasional;
  140. melakukan verifikasi data hasil pelaksanaan audit kepabeanan dan cukai;
  141. melakukan verifikasi data hasil penyusunan perencanaan audit kepabeanan dan cukai;
  142. melakukan verifikasi data hasil penelitian ulang dokumen kepabeanan dan cukai;
  143. melakukan verifikasi data hasil penjaminan kualitas audit kepabeanan dan cukai;
  144. menganalisis data analisis tujuan tertentu;
  145. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kerja sama teknis terkait kepabeanan dan cukai internasional;
  146. melakukan perumusan atau perubahan ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai kategori IV;
  147. menganalisis data dalam penyusunan naskah akademik atau kajian kompleksitas rendah;
  148. merumuskan naskah produk intelijen kepabeanan dan cukai;
  149. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan analisis pasca penindakan ;
  150. melakukan analyzing point kepabeanan dan cukai;
  151. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penyediaan data dan informasi taktis kepabeanan dan cukai;
  152. melakukan penghentian, pemeriksaan, penegahan, atau penyegelan di luar proses operasi penindakan kategori I;
  153. memvalidasi teknis pelaksanaan operasi pelacakan (K-9);
  154. melakukan pengawasan teknis operasi penindakan kompleksitas tinggi;
  155. melakukan pengawasan teknis operasi penindakan kompleksitas sedang;
  156. melakukan pengawasan teknis operasi penindakan kompleksitas rendah;
  157. melakukan pengawasan teknis operasi penindakan segera;
  158. melakukan analisis data pra patroli atau operasi penindakan kompleksitas tinggi;
  159. melakukan analisis data pra patroli atau operasi penindakan kompleksitas sedang;
  160. melakukan analisis data pra patroli atau operasi penindakan kompleksitas rendah;
  161. melakukan analisis data temuan operasi penindakan atau patroli;
  162. memvalidasi teknis pelaksanaan patroli kompleksitas rendah;
  163. menjadi saksi dalam persidangan berdasarkan surat tugas;
  164. melakukan pemusnahan dan/atau perusakan barang terkait tugas kepabeanan dan cukai di dalam tempat kedudukan kategori III;
  165. melakukan pemusnahan dan/atau perusakan barang terkait tugas kepabeanan dan cukai di luar tempat kedudukan atau kondisi tertentu kategori III;
  166. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penelitian dugaan pelanggaran serta tindak pidana kepabeanan dan cukai kategori I;
  167. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penelitian dugaan pelanggaran serta tindak pidana kepabeanan dan cukai kategori II;
  168. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penelitian dugaan pelanggaran serta tindak pidana kepabeanan dan cukai kategori III;
  169. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penyidikan tindak pidana kepabeanan dan cukai sampai dengan surat penyerahan berkas perkara ke kejaksaan (P-15) atau penghentian penyidikan (SP-3);
  170. melakukan pengawasan teknis pelaksanaan kegiatan penyidikan tindak pidana kepabeanan dan cukai setelah surat penyerahan berkas perkara ke kejaksaan (P-15) sampai dengan berkas dinyatakan lengkap (P-21) atau penghentian penyidikan (SP-3);
  171. menganalisis penyusunan penetapan barang yang tidak dikuasai, barang dikuasai negara atau barang milik negara;
  172. melakukan perumusan kerja sama teknis terkait kepabeanan dan cukai kategori IV;
  173. melakukan asistensi kegiatan teknis kepabeanan dan cukai kategori IV;
  174. menganalisis data standar teknis terkait kegiatan pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  175. melakukan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai di luar tempat kedudukan kategori IV;
  176. melakukan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai di dalam tempat kedudukan kategori IV;
  177. menganalisis data hasil kegiatan joint program kepabeanan dan cukai antar instansi;
  178. melakukan analisis joint program kepabeanan dan cukai antar instansi;
  179. merumuskan rencana kegiatan kepabeanan dan cukai kompleksitas tinggi;
  180. merumuskan rencana kegiatan kepabeanan dan cukai kompleksitas sedang;
  181. merumuskan rencana kegiatan kepabeanan dan cukai kompleksitas rendah;
  182. menganalisis data laporan monitoring dan/atau evaluasi kepabeanan dan cukai kompleksitas tinggi;
  183. menganalisis data laporan monitoring dan/atau evaluasi kepabeanan dan cukai kompleksitas sedang;
  184. menganalisis data laporan monitoring dan/atau evaluasi kepabeanan dan cukai kompleksitas rendah;
  185. menganalisis data laporan periodik pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai;
  186. menganalisis data perumusan naskah nota kesepahaman;
  187. melakukan rekonsilisasi data atau dokumen kepabeanan dan cukai kompleksitas tinggi;
  188. melakukan rekonsilisasi data atau dokumen kepabeanan dan cukai kompleksitas rendah;
  189. merumuskan naskah tanggapan permintaan penetapan nilai pabean kompleksitas tinggi;
  190. merumuskan naskah tanggapan permintaan penetapan nilai pabean kompleksitas sedang;
  191. merumuskan naskah tanggapan permintaan penetapan nilai pabean kompleksitas rendah;
  192. merumuskan naskah pemutakhiran data harga barang impor skala nasional kompleksitas tinggi;
  193. merumuskan naskah pemutakhiran data harga barang impor skala nasional kompleksitas sedang;
  194. merumuskan naskah pemutakhiran data harga barang impor skala nasional kompleksitas rendah;
  195. merumuskan naskah pemutakhiran data harga barang impor skala wilayah;
  196. menganalisis data terkait interpretasi ketentuan teknis kepabeanan dan cukai;
  197. menganalisis usulan atau tanggapan permohonan atas klasifikasi barang kompleksitas tinggi;
  198. menganalisis usulan atau tanggapan permohonan atas klasifikasi barang kompleksitas sedang;
  199. menganalisis usulan atau tanggapan permohonan atas klasifikasi barang kompleksitas rendah;
  200. menganalisis data pendukung perumusan atau tindak lanjut buku tarif kepabeanan Indonesia;
  201. melakukan penilaian terhadap pelayanan informasi yang diberikan oleh agen informasi kepabeanan dan cukai;
  202. melakukan pengawasan teknis pelayanan informasi kepabeanan dan cukai menggunakan email, outbound call, social media;
  203. melakukan pelayanan informasi dan bimbingan kepatuhan kepabeanan dan cukai menggunakan media tatap muka client coordinator mitra utama atau client manager authorized economic operator kepada pengguna jasa proritas kategori I;
  204. melakukan klasifikasi materi informasi kepabeanan dan cukai kedalam pangkalan data;
  205. merumuskan materi informasi kepabeanan dan cukai kategori I;
  206. menguji validitas materi informasi kepabeanan dan cukai kategori II;
  207. melakukan pengawasan teknis sosialisasi materi informasi kepabeanan dan cukai;
  208. melakukan pengawasan teknis perekaman kegiatan kepabeanan dan cukai;
  209. merumuskan pengembangan dan/atau peremajaan modul perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori III;
  210. melakukan penjaminan kualitas penerapan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori III;
  211. melakukan pemutakhiran, perubahan, atau input data kepabeanan dan cukai kategori I;
  212. menganalisis model kualitas data kepabeanan dan cukai;
  213. memvalidasi teknis pengujian perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  214. menganalisis data dalam penyusunan laporan pemantauan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  215. menganalisis data dalam perumusan pertukaran data atau integrasi perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai tingkat nasional;
  216. menganalisis data dalam perumusan pertukaran data atau integrasi perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai tingkat internasional;
  217. menganalisis data dalam penyusunan laporan evaluasi pengelolaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  218. melakukan pemeliharaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II;
  219. menganalisis data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori I;
  220. menganalisis data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II;
  221. menganalisis data perencanaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori III;
  222. menganalisis data dalam penyusunan laporan kerentanan keamanan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  223. memvalidasi teknis pelaksanaan forensik digital keamanan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  224. menganalisis pengelolaan basis data kepabeanan dan cukai kompleksitas tinggi;
  225. menganalisis pengelolaan basis data kepabeanan dan cukai kompleksitas rendah;
  226. menganalisis data dalam pengelolaan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
  227. merumuskan rancangan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II;
  228. melakukan penanganan gangguan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai kategori II; dan
  229. memvalidasi teknis pelaksanaan investigasi gangguan perangkat unsur informasi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai;
Baca Juga :  84 Butir Uraian Tugas Jabatan Asisten Penata Kadastral Mahir

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI AHLI PERTAMA

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Pertama

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 63 Tahun 2021

Baca Juga :  64 Uraian Tugas Jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama

Sumber file : JDIH MENPAN

18 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com