Info ASN Jabatan Fungsional 15 Butir Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama

15 Butir Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama

Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 63 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai, bahwa yang dimaksud dengan:

Pemeriksa Bea dan Cukai adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang dan hak untuk melakukan Pemeriksaan Kepabeanan dan Cukai.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Pemeriksa Bea dan Cukai sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai.

Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai termasuk dalam rumpun Imigrasi, Pajak dan Asisten Profesional yang berkaitan dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai merupakan Jabatan Fungsional kategori keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai sebagaimana dimaksud pada ayat dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama,
  2. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Muda,
  3. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Madya, dan
  4. Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai adalah melakukan Pemeriksaan Kepabeanan dan Cukai.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Pemeriksa Bea Dan Cukai harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan.

Baca Juga :  22 Butir Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Madya

1. Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai yang dapat dinilai Angka Kreditnya terdiri atas:

  1. pemeriksaan bea dan cukai,
  2. pencegahan dan penyidikan,
  3. pelayanan informasi di bidang kepabeanan dan cukai,
  4. pengelolaan informasi di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  5. bimbingan teknis dan standarisasi di bidang kepabeanan dan cukai.

2. Sub-unsur dari unsur sebagaimana dimaksud pada angka (1), terdiri atas:

  1. penelitian dokumen kepabeanan dan cukai,
  2. pemeriksaan identifikasi dan klasifikasi barang secara laboratoris,
  3. analisis perizinan, sertifikasi authorized economic operator (AEO) dan fasilitas kepabeanan dan cukai,
  4. analisis proyeksi penerimaan dan penagihan di bidang kepabeanan dan cukai,
  5. penelitian keberatan dan proses banding,
  6. perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi audit kepabeanan dan cukai,
  7. perumusan dan evaluasi kebijakan kepabeanan dan cukai,
  8. pengolahan informasi pencegahan dan penyidikan kepabeanan dan cukai,
  9. patroli dan penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, dan
  10. penyidikan di bidang kepabeanan dan cukai.

URAIAN TUGAS JABATAN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI AHLI UTAMA

Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Pemeriksa Bea Dan Cukai yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam

Berikut 15 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Utama meliputi:

  1. melakukan gelar perkara atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori I;
  2. melakukan pendampingan atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori I;
  3. melakukan kegiatan sidang atas perkara hukum terkait kepabeanan dan cukai kategori I berdasarkan surat kuasa;
  4. melakukan pengawasan mutu audit kepabeanan dan cukai untuk audit berskala nasional;
  5. menguji proses perencanaan, pelaksanaan, atau evaluasi audit kepabeanan dan cukai;
  6. melakukan perumusan atau perubahan ketentuan teknis terkait kepabeanan dan cukai kategori I;
  7. menyusun naskah akademik atau kajian dalam rangka perumusan atau perubahan kebijakan kepabeanan dan cukai secara mandiri kategori I;
  8. melakukan pengujian komprehensif penyusunan naskah akademik atau kajian kompleksitas tinggi;
  9. menjadi saksi dalam persidangan berdasarkan surat tugas;
  10. melakukan perumusan kerja sama teknis terkait kepabeanan dan cukai kategori I;
  11. melakukan asistensi kegiatan teknis kepabeanan dan cukai kategori I;
  12. melakukan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai diluar tempat kedudukan kategori I;
  13. melakukan penelitian lapangan dalam rangka pengumpulan informasi kepabeanan dan cukai di dalam tempat kedudukan kategori I;
  14. menganalisis klasifikasi tarif dan barang kategori I; dan
  15. menelaah hasil rekomendasi teknis rumusan kebijakan kepabeanan dan cukai.
Baca Juga :  20 Butir Uraian Tugas Jabatan Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PEMERIKSA BEA DAN CUKAI AHLI UTAMA

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Pemeriksa Bea Dan Cukai Ahli Utama

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 63 Tahun 2021

Sumber file : JDIH MENPAN

19 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com