Info ASN Jabatan Fungsional 14 Butir Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya

14 Butir Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya

Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 34 Tahun 2018 jo Nomor 20 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Peneliti, bahwa yang dimaksud dengan:

Peneliti adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan tugas teknis penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi pada organisasi penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian Instansi Pemerintah.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Peneliti sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Peneliti.

Jabatan Fungsional Peneliti termasuk dalam rumpun Penelitian dan perekayasaan dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Peneliti merupakan Jabatan Fungsional Kategori Keahlian.

Jenjang Jabatan Fungsional Peneliti sebagaimana dimaksud, dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Peneliti Ahli Pertama,
  2. Peneliti Ahli Muda,
  3. Peneliti Ahli Madya, dan
  4. Peneliti Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Peneliti yaitu melakukan Penelitian, Pengembangan, dan/atau Pengkajian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Peneliti harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Peneliti Ahli Madya sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Peneliti yang dapat dinilai Angka Kreditnya, terdiri atas,

  1. unsur utama, dan
  2. unsur penunjang.

2. Unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka 1. huruf a, terdiri atas,

  1. pendidikan,
  2. penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi, dan
  3. pengembangan profesi.

3. Sub-unsur dari unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka (2), terdiri atas:

  1. Pendidikan, meliputi:
    1. pendidikan formal dan memperoleh ijazah/gelar,
    2. pendidikan dan pelatihan fungsional/teknis/profesi di bidang penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat, dan
    3. pendidikan dan pelatihan prajabatan/pelatihan dasar/pendidikan dan pelatihan terintegrasi dan memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat.
  2. Penelitian, Pengembangan, dan/atau Pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi, meliputi,
    1. penelitian dan publikasi ilmiah,
    2. pengembangan dan/atau pengkajian (kekayaan intelektual, lisensi, pengembangan dan pemanfaatan), dan
    3. partisipasi di pertemuan ilmiah.
  3. Pengembangan profesi, meliputi:
    1. pelaksanaan kerja sama penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian,
    2. pembimbingan/pembinaan,
    3. pelaksanaan reviu kegiatan terkait penelitian pengembangan, dan/atau pengkajian, dan
    4. penghargaan ilmiah.

4. Unsur penunjang sebagaimana dimaksud pada angka (1) huruf b, terdiri atas,

  1. diseminasi/penyelenggaraan kegiatan/pertemuan ilmiah/sosialisasi,
  2. keanggotaan dalam organisasi profesi/organisasi profesi ilmiah/himpunan profesi/organisasi ilmiah,
  3. keanggotaan dalam tim penilai,
  4. peran serta sebagai tenaga ahli dan editor media ilmiah populer,
  5. penyusunan laporan teknis,
  6. perolehan penghargaan/tanda jasa, dan
  7. perolehan gelar kesarjanaan lainnya.

URAIAN TUGAS JABATAN PENELITI AHLI MADYA

Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Peneliti yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melakukan Penelitian, Pengembangan, dan/atau Pengkajian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Berikut 14 butir kegiatan / uraian tugas jabatan Peneliti Ahli Madya, antara lain:

  1. mempublikasikan hasil kegiatan dalam bentuk buku/bagian dari buku yang diterbitkan oleh:
    1. penerbit internasional bereputasi;
    2. penerbit internasional lainnya;
    3. penerbit ilmiah nasional terakreditasi;
    4. penerbit nasional;
    5. instansi eksternal non-penerbit; dan
    6. instansi internal non-penerbit;
  2. mempublikasikan hasil kegiatan dalam bentuk bunga rampai yang diterbitkan oleh:
    1. penerbit internasional bereputasi;
    2. penerbit internasional lainnya;
    3. penerbit ilmiah nasional terakreditasi;
    4. penerbit nasional;
    5. instansi eksternal non-penerbit; dan
    6. instansi internal non-penerbit;
  3. mempublikasikan hasil kegiatan dalam bentuk artikel ilmiah yang diterbitkan di:
    1. jurnal ilmiah terindeks global bereputasi tinggi;
    2. jurnal ilmiah terindeks global bereputasi menengah;
    3. jurnal ilmiah terindeks global bereputasi;
    4. jurnal ilmiah terindeks lainnya;
    5. jurnal ilmiah terakreditasi nasional; dan
    6. jurnal ilmiah tidak terakreditasi;
  4. mempublikasikan hasil kegiatan dalam bentuk artikel ilmiah yang diterbitkan di:
    1. prosiding ilmiah terindeks global bereputasi;
    2. prosiding ilmiah terindeks global lainnya;
    3. prosiding ilmiah eksternal instansi dan tidak terindeks global; dan
    4. prosiding ilmiah internal instansi dan tidak terindeks global;
  5. mempublikasikan hasil kegiatan dalam bentuk buku ajar untuk:
    1. pendidikan tinggi;
    2. pendidikan menengah; dan
    3. pendidikan dasar;
  6. menjadi ketua kelompok kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian dalam lingkup:
    1. eksternal instansi;
    2. internal instansi/antar unit;
    3. internal unit;
    4. laboratorium/kurator; dan
    5. lapangan;
  7. menjadi anggota kelompok kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian dalam lingkup:
    1. eksternal instansi;
    2. internal instansi/antar unit;
    3. internal unit;
    4. laboratorium/kurator; dan
    5. tim lapangan;
  8. menghasilkan kebaruan dalam bentuk Kekayaan Intelektual berupa:
    1. kekayaan intelektual telah dikabulkan/setara;
    2. kekayaan intelektual terdaftar/setara;
  9. melisensikan kekayaan intelektual ke mitra yang status usaha dalam lingkup:
    1. global;
    2. nasional; dan
    3. lokal;
  10. menyusun hasil penelitian sebagai bahan kajian/rekomendasi dalam penyusunan kebijakan lingkup Instansi/Daerah;
    1. kebijakan lingkup nasional; dan
    2. kebijakan lingkup instansi/daerah;
  11. menjadi pemakalah kunci pada lingkup pertemuan ilmiah yang kegiatannya dipublikasikan dalam prosiding:
    1. terindeks global bereputasi;
    2. terindeks global lainnya;
    3. eksternal instansi dan tidak terindeks global;
    4. internal instansi dan tidak terindeks global;
  12. menjadi pemakalah oral pada lingkup pertemuan ilmiah yang kegiatannya dipublikasikan dalam prosiding:
    1. terindeks global bereputasi;
    2. terindeks global lainnya;
    3. eksternal instansi dan tidak terindeks global;
    4. internal instansi dan tidak terindeks global;
  13. menjadi pemakalah poster pada lingkup pertemuan ilmiah yang kegiatannya dipublikasikan dalam prosiding:
    1. terindeks global bereputasi;
    2. terindeks global lainnya;
    3. eksternal instansi dan tidak terindeks global;
    4. internal instansi dan tidak terindeks global;
  14. menjadi peserta pada lingkup pertemuan ilmiah yang kegiatannya dipublikasikan dalam prosiding:
    1. terindeks global bereputasi;
    2. terindeks global lainnya;
    3. eksternal instansi dan tidak terindeks global;
    4. internal instansi dan tidak terindeks global;

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PENELITI AHLI MADYA

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya, meliputi:

  1. buku,
  2. buku (bunga rampai),
  3. artikel (jurnal),
  4. artikel (prosiding),
  5. buku ajar,
  6. SK kelompok kegiatan/tahun,
  7. sertifikat Kekayaan Intelektual,
  8. surat pendaftaran Kekayaan Intelektual,
  9. lisensi Kekayaan Intelektual,
  10. dokumen, naskah, laporan,
  11. naskah/bahan, sertifikat/bukti, dan
  12. sertifikat/bukti, laporan.

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Peneliti Ahli Madya

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 34 Tahun 2018 jo Nomor 20 Tahun 2019

Sumber file : JDIH MENPAN

10 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com