Info ASN Jabatan Fungsional 49 Butir Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir

49 Butir Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir

Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 22 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Mutu Pakan, bahwa yang dimaksud dengan:

Pengawas Mutu Pakan adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengujian mutu pakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Pengawas Mutu Pakan sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Pengawas Mutu Pakan.

Jabatan Fungsional Pengawas Mutu Pakan termasuk dalam rumpun Ilmu hayat dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan fungsional Pengawas Mutu Pakan, terdiri atas:

  1. Pengawas Mutu Pakan Tingkat Terampil, dan
  2. Pengawas Mutu Pakan Tingkat Ahli.

Jenjang jabatan Pengawas Mutu Pakan Terampil dari yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi, yaitu:

  1. Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Pemula,
  2. Pengawas Mutu Pakan Pelaksana,
  3. Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Lanjutan, dan
  4. Pengawas Mutu Pakan Penyelia.

Jenjang jabatan Pengawas Mutu Pakan Tingkat Ahli dari yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi, yaitu:

  1. Pengawas Mutu Pakan Pertama,
  2. Pengawas Mutu Pakan Muda, dan
  3. Pengawas Mutu Pakan Madya.

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas pokok Jabatan Fungsional Pengawas Mutu Pakan yaitu melakukan pengawasan dan pengujian mutu pakan serta pengembangan sistem dan metode pengawasan dan pengujian mutu pakan.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Pengawas Mutu Pakan harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur Jabatan Fungsional Pengawas Mutu Pakan yang dapat dinilai angka kreditnya, terdiri atas:

  1. unsur utama, dan
  2. unsur penunjang.

2. Unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a terdiri atas sub unsur:

  1. pendidikan,
  2. tugas pokok Pengawas Mutu Pakan, dan
  3. pengembangan profesi.

3. Sub Unsur Pendidikan sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a, terdiri atas:

  1. pendidikan sekolah dan memperoleh ijazah/gelar,
  2. pendidikan dan pelatihan fungsional/teknis di bidang peternakan serta memperoleh surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan (STTPP) atau sertifikat, dan
  3. pendidikan dan pelatihan prajabatan.

4. Sub Unsur tugas pokok Pengawas Mutu Pakan sebagaimana dimaksud pada angka 2. huruf b, terdiri atas:

  1. pengawasan dan pengujian mutu pakan, terdiri atas:
    1. persiapan pengawasan/pengujian,
    2. pengawasan,
    3. pengujian,
    4. penyusunan laporan hasil pengawasan dan pengujian,
    5. penerapan Sistem Manajemen Mutu, dan
    6. melakukan kegiatan lain terkait pengawasan mutu pakan.
  2. pengembangan sistem dan metode, terdiri atas:
    1. pengembangan sistem dan metode pengawasan,
    2. pengembangan sistem dan metode pengujian,
    3. evaluasi sistem dan metode pengawasan dan pengujian,
    4. pengembangan formula pakan, dan
    5. pengembangan standar mutu bahan pakan/pakan.

    .

5. Sub Unsur Pengembangan profesi sebagaimana dimaksud pada angka 2. huruf c, terdiri atas:

  1. pembuatan karya tulis/karya ilmiah di bidang pengawasan mutu pakan,
  2. penerjemahan/penyaduran buku dan bahan-bahan lain di bidang pengawasan mutu pakan, dan
  3. pembuatan dan penyusunan bahan informasi di bidang pengawasan mutu pakan.

6. Unsur Penunjang sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf b, terdiri atas:

  1. peran serta dalam seminar/lokakarya di bidang pengawasan mutu pakan,
  2. pengajar/pelatih dalam bidang pengawasan mutu pakan,
  3. pmberian konsultasi/bimbingan dibidang pengawasan mutu pakan yang bersifat konsep,
  4. keanggotaan dalam Tim Penilai jabatan fungsional Pengawas Mutu Pakan,
  5. perolehan penghargaan/tanda jasa,
  6. keanggotaan dalam organisasi profesi, dan
  7. perolehan gelar kesarjanaan lainnya.

URAIAN TUGAS JABATAN PENGAWAS MUTU PAKAN MAHIR

Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Pengawas Mutu Pakan yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melakukan pengawasan dan pengujian mutu pakan serta pengembangan sistem dan metode pengawasan dan pengujian mutu pakan.

Berikut 49 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Mahir/Lanjutan, meliputi:

  1. menyusun rencana kerja pengawasan dan pengujian bahan pakan/pakan;
  2. mengawasi penerimaan bahan pakan/pakan;
  3. mengawasi persiapan tempat penyimpanan bahan pakan/pakan;
  4. memeriksa kondisi bahan pakan secara fisik kualitatif;
  5. memeriksa bahan pakan secara kimiawi kualitatif/ quick test;
  6. mengawasi dan membimbing pekerja pada proses penyimpanan hijauan pakan;
  7. memeriksa kemasan, label/cara penyimpanan dan alat pemindah barang/alat transportasi dalam rangka mengawasi hasil produksi pakan;
  8. memeriksa pakan secara fisik kualitatif dalam rangka mengawasi hasil produksi pakan;
  9. mengambil sampel pakan dalam rangka mengawasi hasil produksi pakan;
  10. mengawasi pendistribusian pakan ternak (rumput, wafer,konsentrat,silase);
  11. melakukan pengecekan kesiapan pengujian pasca penerimaan sampel;
  12. melakukan verifikasi hasil proses homegenisasi dan pengecekan partikel;
  13. melakukan destilasi secara mekanik dalam rangka pemeriksaan kadar protein kasar/nitrogen/ nitrogen bebas/total volatile base nitrogen;
  14. menganalisis data hasil pengujian protein kasar/ nitrogen/nitrogen bebas/total volatile base nitrogen dalam rangka pemeriksaan kadar protein kasar/ nitrogen/nitrogen bebas/total volatile base nitrogen;
  15. mencampur larutan sampel dan larutan standar mineral/urea dalam rangka pemeriksaan mineral/ urea menggunakan spektrofotometer;
  16. melakukan ekstraksi urea dalam rangka pemeriksaan mineral /urea menggunakan spektrofotometer;
  17. menganalisis hasil pengujian mineral/urea secara manual dalam rangka pemeriksaan mineral/urea menggunakan spektrofotometer;
  18. menyiapkan sampel kerja dan peralatan dalam rangka pemeriksaan feed additive/ feed supplement/ mikotoksin menggunakan High Performance Liquid Chromatoghraphi (HPLC);
  19. mencampur sampel dengan larutan reagen/ melakukan ekstraksi mikotoksin atau pengenceran larutan sampel feed additive/feed supplement/asam amino/residu dalam rangka pemeriksaan feed additive/feed supplement/asam amino/residu/ mikotoksin menggunakan High Performance Liquid Chromatoghraphi (HPLC);
  20. menyiapkan sampel kerja dan peralatan dalam rangka pemeriksaan mikotoksin menggunakan Thin Layer Chromatoghraphi (TLC);
  21. mencampur larutan sampel dan larutan standar dalam rangka pemeriksaan mikotoksin menggunakan Thin Layer Chromatoghraphi (TLC);
  22. melakukan evaporasi dalam rangka pemeriksaan mikotoksin menggunakan Thin Layer Chromatoghraphi (TLC);
  23. menyiapkan sampel kerja dan peralatan dalam rangka pemeriksaan gross energi/NaCl;
  24. menganalisis gross energi dengan bomb kalorimeter dalam rangka pemeriksaan gross energi/NaCl;
  25. mencampur larutan sampel (NaCl) dan melakukan titrasi dalam rangka pemeriksaan gross energi/NaCl;
  26. membuat berita acara pemusnahan sampel;
  27. merencanakan penerapan sistem manajemen mutu;
  28. menyusun dokumen sistem manajemen mutu;
  29. mengkaji ulang dokumen sistem manajemen mutu;
  30. melakukan kaji ulang manajemen;
  31. memperbaiki hasil kaji ulang manajemen;
  32. melaksanakan audit internal;
  33. memperbaiki hasil audit internal;
  34. memperbaiki hasil survailen;
  35. bertindak sebagai auditee ( yang diaudit);
  36. menganalisis hasil kalibrasi internal peralatan laboratorium;
  37. membuat rekomendasi hasil kalibrasi peralatan laboratorium;
  38. melakukan inventarisasi laporan dalam rangka kegiatan penyidikan;
  39. melaporkan hasil inventarisasi laporan kepada atasan penyidikan;
  40. melakukan penanganan TKP;
  41. melakukan penyelidikan dan pemeriksaan;
  42. mengumpulkan dan menyimpan barang bukti;
  43. mencari tersangka;
  44. meminta keterangan pada saksi, tersangka dan saksi ahli;
  45. menyusun berita acara pemeriksaan;
  46. melakukan gelar perkara;
  47. menyusun laporan hasil gelar perkara;
  48. melaporkan BAP ke penuntut umum bersama-sama POLRI; dan
  49. menjadi saksi ahli.

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PENGAWAS MUTU PAKAN MAHIR

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Pengawas Mutu Pakan Mahir

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 22 Tahun 2013

Sumber file : JDIH MENPAN

14 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com