Info ASN Jabatan Fungsional 16 Butir Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir

16 Butir Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir

Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 73 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan, bahwa yang dimaksud dengan:

Penyuluh Kehutanan adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan kegiatan teknis di bidang penyuluhan kehutanan.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Penyuluh Kehutanan sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan.

Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan termasuk dalam rumpun Ilmu hayat dan merupakan jabatan karir PNS.

Jenjang JF Penyuluh Kehutanan merupakan JF kategori keterampilan dan kategori keahlian.

Jenjang JF Penyuluh Kehutanan kategori keterampilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Penyuluh Kehutanan Pemula,
  2. Penyuluh Kehutanan Terampil,
  3. Penyuluh Kehutanan Mahir, dan
  4. Penyuluh Kehutanan Penyelia.

Jenjang JF Penyuluh Kehutanan kategori keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dari jenjang terendah sampai dengan jenjang tertinggi, terdiri atas:

  1. Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama,
  2. Penyuluh Kehutanan Ahli Muda,
  3. Penyuluh Kehutanan Ahli Madya, dan
  4. Penyuluh Kehutanan Ahli Utama.

UNSUR KEGIATAN

Tugas Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan yaitu melaksanakan Penyuluhan Kehutanan yang meliputi persiapan, pelaksanaan, pengembangan, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan Penyuluhan Kehutanan. pemberdayaan masyarakat, kesiapsiagaan, dan operasi pencarian dan pertolongan.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Penyuluh Kehutanan harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

1. Unsur kegiatan tugas jabatan Penyuluh Kehutanan yang dapat dinilai Angka Kreditnya terdiri atas :

  1. persiapan,
  2. pelaksanaan,
  3. pengembangan, dan
  4. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan Penyuluhan Kehutanan.

2. Sub-unsur dari unsur utama sebagaimana dimaksud pada angka (1), terdiri atas:

  1. kegiatan persiapan Penyuluhan Kehutanan sebagaimana dimaksud pada angka 1. huruf a, meliputi:
    1. pengumpulan data Programa Penyuluhan Kehutanan,
    2. penyusunan Program Penyuluhan Kehutanan, dan
    3. penyusunan Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Kehutanan.
  2. kegiatan pelaksanaan Penyuluhan Kehutanan sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf b, meliputi:
    1. penyusunan materi Penyuluhan Kehutanan,
    2. penerapan metode penyuluhan berdasarkan tujuan,
    3. konsultasi Penyuluhan Kehutanan, dan
    4. fasilitasi kemitraan sasaran Penyuluhan Kehutanan.
  3. kegiatan pengembangan Penyuluhan Kehutanan sebagaimana dimaksud pada angka 1. huruf c, meliputi:
    1. pengembangan perencanaan, prosedur kerja, metode, atau sistem pemantauan evaluasi Penyuluhan Kehutanan, dan
    2. penyempurnaan perencanaan, prosedur kerja, metode, atau sistem pemantauan evaluasi Penyuluhan Kehutanan.
  4. kegiatan pemantauan, evaluasi dan pelaporan Penyuluhan Kehutanan sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf d, meliputi:
    1. pemantauan dan evaluasi Penyuluhan Kehutanan, dan
    2. penyusunan pelaporan pemantauan dan evaluasi Penyuluhan Kehutanan
Baca Juga :  25 Butir Uraian Tugas Jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Madya

URAIAN TUGAS JABATAN PENYULUH KEHUTANAN MAHIR

Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Penyuluh Kehutanan yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melaksanakan Penyuluhan Kehutanan yang meliputi persiapan, pelaksanaan, pengembangan, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan Penyuluhan Kehutanan. pemberdayaan masyarakat, kesiapsiagaan, dan operasi pencarian dan pertolongan.

Berikut 16 Butir kegiatan / uraian tugas jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir, meliputi:

  1. melakukan penyusunan Programa Penyuluhan Kehutanan;
  2. melakukan penyusunan RKTPK;
  3. melakukan penyusunan materi dalam bentuk media cetak terkait program Penyuluhan Kehutanan lingkup provinsi, UPT KLHK, atau UPTD;
  4. melakukan penyebarluasan informasi bidang Penyuluhan Kehutanan dengan metode komunikasi tidak langsung;
  5. melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok;
  6. melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha kelompok;
  7. melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sasaran sebagai panitia penyelenggara;
  8. melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sasaran sebagai penyaji;
  9. melakukan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui fasilitasi penyelesaian masalah kelompok sasaran;
  10. melakukan konsultasi Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga pemerintah tingkat kabupaten, atau kota;
  11. melakukan konsultasi Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga swasta tingkat kabupaten, atau kota;
  12. melakukan konsultasi Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga swadaya masyarakat tingkat kabupaten, atau kota;
  13. melakukan fasilitasi kemitraan sasaran Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga pemerintah tingkat kabupaten, atau kota;
  14. melakukan fasilitasi kemitraan sasaran Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga swasta tingkat kabupaten, atau kota;
  15. melakukan fasilitasi kemitraan sasaran Penyuluhan Kehutanan dengan lembaga swadaya masyarakat tingkat kabupaten, atau kota; dan
  16. melakukan penyusunan laporan pemantauan Penyuluhan Kehutanan;
Baca Juga :  16 Butir Uraian Tugas Jabatan Pranata Pencarian Dan Pertolongan Terampil

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PENYULUH KEHUTANAN MAHIR

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir, meliputi:

  1. dokumen Programa Penyuluhan Kehutanan;
  2. dokumen RKTPK;
  3. naskah brosur, leaflet, poster, booklet, atau papan informasi;
  4. laporan dialog interaktif, pertunjukan seni budaya, siaran radio dan televisi, pemutaran film, video, atau teleconference;
  5. laporan dan keputusan pembentukan kelompok;
  6. laporan dan izin pemanfaatan kawasan hutan, perjanjian kerja sama, nota kesepahaman, atau akad kredit;
  7. laporan sebagai panitia pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia sasaran;
  8. laporan sebagai penyaji pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia sasaran;
  9. laporan hasil fasilitasi penyelesaian masalah;
  10. laporan konsultasi dengan lembaga pemerintah tingkat kabupaten atau kota;
  11. laporan konsultasi dengan lembaga swasta tingkat kabupaten atau kota;
  12. laporan konsultasi dengan lembaga swadaya masyarakat tingkat kabupaten atau kota;
  13. laporan dan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman dengan lembaga pemerintah lingkup kabupaten atau kota;
  14. laporan dan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman dengan lembaga swasta lingkup kabupaten atau kota;
  15. laporan dan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman dengan lembaga swadaya masyarakat lingkup kabupaten atau kota; dan
  16. laporan pemantauan Penyuluhan Kehutanan;

Berikut daftar Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan, lainnya :

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Kehutanan Mahir

Terima kasih sudah berkunjung. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 73 Tahun 2020

Sumber file : JDIH MENPAN

4 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + ten =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.