Info ASN Jabatan Fungsional Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda

Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda

Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda

InfoASN.id – Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda

PENGERTIAN

Berdasarkan PERMENPAN RB Nomor 49 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak, bahwa yang dimaksud dengan:

Penyuluh Pajak adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan penyuluhan perpajakan.

Hasil Kerja adalah unsur kegiatan utama yang harus dicapai oleh Penyuluh Pajak sebagai prasyarat menduduki setiap jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak.

Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak termasuk dalam rumpun Imigrasi, Pajak dan Asisten Profesional yang berkaitan dan merupakan jabatan karir PNS.

Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak merupakan Jabatan Fungsional kategori keahlian

Jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak, terdiri atas:

  1. Penyuluh Pajak Ahli Pertama
  2. Penyuluh Pajak Ahli Muda, dan
  3. Penyuluh Pajak Ahli Madya

UNSUR KEGIATAN DAN TUGAS JABATAN

Tugas Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak yaitu melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan pengembangan Penyuluhan di bidang perpajakan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perpajakan, serta mengubah perilaku masyarakat wajib pajak agar semakin paham, sadar, dan peduli dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya.

Untuk perkembangan karirnya, baik itu untuk syarat kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan, maka pejabat Penyuluh Pajak harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam Peraturan Perundangan

Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak yang dapat dinilai Angka Kreditnya yaitu Penyuluhan dan pengembangan Penyuluhan yang terdiri atas sub-unsur:

  1. Penyuluhan langsung secara aktif,
  2. Penyuluhan langsung secara pasif,
  3. Penyuluhan tidak langsung satu arah,
  4. Penyuluhan tidak langsung dua arah,
  5. Penyuluhan tidak langsung melalui contact center dan Penyelesaian Administrasi Perpajakan,
  6. Penyuluhan melalui pihak ketiga, dan
  7. Penyusunan rekomendasi pengembangan Penyuluhan.

URAIAN TUGAS JABATAN PENYULUH PAJAK AHLI MUDA

Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda merupakan suatu paparan atas semua tugas jabatan yang dilakukan oleh pejabat Penyuluh Pajak yang ditetapkan kedalam butir kegiatan pekerjaan dalam melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan pengembangan Penyuluhan di bidang perpajakan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perpajakan, serta mengubah perilaku masyarakat wajib pajak agar semakin paham, sadar, dan peduli dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya.

Berikut butir kegiatan / uraian tugas jabatan Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda meliputi:

  1. Penyuluhan langsung secara aktif:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. menyusun rencana kerja periodik kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga), dan
    2. menyusun analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. menyusun materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 1 (satu),
    2. menyusun materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 2 (dua),
    3. menyusun materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua),
    4. menyusun materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada calon Wajib Pajak Badan tingkat 2 (dua),
    5. menyusun materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 1 (satu),
    2. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 2 (dua),
    3. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 1 (satu),
    4. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua),
    5. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 1 (satu), dan
    6. melaksanakan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga),
    2. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 1 (satu),
    3. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 2 (dua), dan
    4. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga).
  2. Penyuluhan langsung secara pasif:
    a) evaluasi dan monitoring:

    1. melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara pasif tingkat 3 (tiga), dan
    2. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara pasif tingkat 2 (dua).
  3. Penyuluhan tidak langsung satu arah:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. menyusun rencana kerja periodik kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga), dan
    2. menyusun analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. menyusun materi Penyuluhan tidak langsung satu arah melalui audio dan/atau visual tingkat 1 (satu),
    2. melaksanakan review terhadap materi Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 2 (dua), dan
    3. melaksanakan review terhadap materi Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. melaksanakan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah dalam bentuk audio tingkat 1 (satu), dan
    2. melaksanakan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah dalam bentuk audio dan/atau visual tingkat 1 (satu).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga),
    2. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 1 (satu),
    3. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 2 (dua), dan
    4. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga).
  4. Penyuluhan tidak langsung dua arah:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. menyusun rencana kerja periodik kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga), dan
    2. menyusun analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. menyusun materi Penyuluhan tidak langsung dua arah melalui audio tingkat 1 (satu),
    2. menyusun materi Penyuluhan tidak langsung dua arah melalui audio dan/atau visual tingkat 1 (satu),
    3. melaksanakan review terhadap materi Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 2 (dua), dan
    4. melaksanakan review terhadap materi Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. melaksanakan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah dalam bentuk audio tingkat 1 (satu), dan
    2. melaksanakan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah dalam bentuk audio dan/atau visual tingkat 1 (satu).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga),
    2. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 1 (satu),
    3. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 2 (dua), dan
    4. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga).
  5. Penyuluhan tidak langsung melalui contact center dan penyelesaian administrasi perpajakan:
    a) persiapan Penyuluhan:

    1. melakukan review materi Penyuluhan perpajakan.

    b) pelaksanaan Penyuluhan:

    1. melaksanakan jadwal interaksi secara online,
    2. melaksanakan pemberian informasi perpajakan, penerimaan pengaduan, dan/atau pemberian petunjuk penggunaan aplikasi perpajakan melalui media telepon berdasarkan permintaan masyarakat/Wajib Pajak (inbound) kompleksitas 1 (satu),
    3. melaksanakan penyampaian informasi perpajakan dan/atau petunjuk penggunaan aplikasi perpajakan melalui media telepon berdasarkan kebutuhan organisasi (outbound) kategori 1 (satu),
    4. menganalisis dan menyusun daftar pertanyaan ke unit kerja atas permasalahan pemberian layanan.

    c) evaluasi dan monitoring:

    1. menyusun tanggapan teknis atas hasil penilaian kualitas layanan, dan
    2. melaksanakan evaluasi atas layanan bagian pengaduan/penjaminan kualitas.
  6. Penyuluhan melalui pihak ketiga:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. menyusun analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    2. menyusun rencana kerja kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    3. menyusun rencana kerja per kegiatan (session plan) dalam rangka pelatihan pihak ketiga tingkat 1 (satu), dan
    4. menyusun rencana kerja per kegiatan (session plan) dalam rangka pelatihan pihak ketiga tingkat 2 (dua).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. menyusun modul pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 1 (satu),
    2. menyusun materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 1 (satu),
    3. menyusun materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 2 (dua),
    4. melaksanakan review atas modul dan materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. melaksanakan pelatihan kepada pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    2. menyusun materi soal uji pemeringkatan pihak ketiga, dan
    3. melaksanakan pendampingan kepada pihak ketiga tingkat 3 (tiga).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    2. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tingkat 1 (satu),
    3. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tingkat 2 (dua),
    4. melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tingkat 3 (tiga).
  7. Penyusunan rekomendasi pengembangan Penyuluhan:
    a) menyusun rekomendasi kebijakan Penyuluhan.

HASIL KERJA TUGAS JABATAN PENYULUH PAJAK AHLI MUDA

Berikut Hasil Kerja Tugas Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda meliputi:

  1. Penyuluhan langsung secara aktif:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. laporan rencana kerja periodik kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga), dan
    2. laporan analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 1 (satu),
    2. materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 2 (dua),
    3. materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua),
    4. materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada calon Wajib Pajak Badan tingkat 2 (dua), dan
    5. materi Penyuluhan langsung secara aktif kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 1 (satu),
    2. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi Asing tingkat 2 (dua),
    3. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 1 (satu),
    4. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua),
    5. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 1 (satu), dan
    6. laporan pelaksanaan kegiatan pemberian informasi secara langsung kepada Wajib Pajak Badan terdaftar Pengusaha Kena Pajak tingkat 2 (dua).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga),
    2. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 1 (satu),
    3. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 2 (dua), dan
    4. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara aktif tingkat 3 (tiga).
  2. Penyuluhan langsung secara pasif:
    a) evaluasi dan monitoring:

    1. laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara pasif tingkat 3 (tiga), dan
    2. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan langsung secara pasif tingkat 2 (dua).
  3. Penyuluhan tidak langsung satu arah:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. laporan rencana kerja periodik kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga), dan
    2. laporan analisis kebutuhan Penyuluhan tidak langsung satu arah per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. materi Penyuluhan tidak langsung satu arah melalui audio dan/atau visual tingkat 1 (satu),
    2. lembar persetujuan materi Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 2 (dua), dan
    3. lembar persetujuan materi Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. berita acara kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah dalam bentuk audio tingkat 1 (satu), dan
    2. berita acara kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah dalam bentuk audio dan/atau visual tingkat 1 (satu).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga),
    2. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 1 (satu),
    3. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 2 (dua), dan
    4. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung satu arah tingkat 3 (tiga).
  4. Penyuluhan tidak langsung dua arah:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. laporan rencana kerja periodik Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga), dan
    2. laporan analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah per kegiatan tingkat 3 (tiga).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. materi Penyuluhan tidak langsung dua arah melalui audio tingkat 1 (satu),
    2. materi Penyuluhan tidak langsung dua arah melalui audio dan/atau visual tingkat 1 (satu),
    3. lembar persetujuan materi Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 2 (dua), dan
    4. lembar persetujuan materi Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. berita acara kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah dalam bentuk audio tingkat 1 (satu), dan
    2. berita acara kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah dalam bentuk audio dan/atau visual tingkat 1 (satu).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga),
    2. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 1 (satu),
    3. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 2 (dua), dan
    4. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan tidak langsung dua arah tingkat 3 (tiga).
  5. Penyuluhan tidak langsung melalui contact center dan penyelesaian administrasi perpajakan:
    a) persiapan Penyuluhan:

    1. laporan review materi Penyuluhan perpajakan.

    b) pelaksanaan Penyuluhan:

    1. laporan piket interaksi secara online,
    2. laporan rekaman media pemberian informasi perpajakan, penerimaan pengaduan, dan/atau pemberian petunjuk penggunaan aplikasi perpajakan melalui media telepon berdasarkan permintaan masyarakat/Wajib Pajak (inbound) kompleksitas 1 (satu),
    3. laporan rekaman meida penyampaian informasi perpajakan dan/atau petunjuk penggunaan aplikasi perpajakan melalui media telepon berdasarkan kebutuhan organisasi (outbound) kategori 1 (satu), dan
    4. surat/nota dinas penyampaian daftar pertanyaan ke unit kerja atas permasalahan pemberian layanan.

    c) evaluasi dan monitoring:

    1. tanggapan dalam aplikasi terkait hasil penilaian kualitas layanan, dan
    2. laporan evaluasi kinerja tim pengaduan/penjaminan kualitas.
  6. Penyuluhan melalui pihak ketiga:
    a) menyusun program Penyuluhan:

    1. laporan hasil analisis kebutuhan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga), dan
    2. laporan rencana kerja kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    3. laporan session plan dalam rangka pelatihan pihak ketiga tingkat 1 (satu),
    4. laporan session plan dalam rangka pelatihan pihak ketiga tingkat 2 (dua).

    b) menyusun materi Penyuluhan:

    1. modul pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 1 (satu),
    2. materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 2 (dua),
    3. materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 2 (dua), dan
    4. lembar persetujuan modul dan materi pelatihan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga).

    c) melaksanakan Penyuluhan:

    1. laporan pelaksanaan pelatihan kepada pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    2. materi soal uji pemeringkatan pihak ketiga, dan
    3. laporan pelaksanaan pendampingan kepada pihak ketiga tingkat 3 (tiga).

    d) evaluasi dan monitoring:

    1. laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga),
    2. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 1 (satu),
    3. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 2 (dua), dan
    4. laporan monitoring pelaksanaan kegiatan Penyuluhan melalui pihak ketiga tingkat 3 (tiga).
  7. Penyusunan rekomendasi pengembangan Penyuluhan:
    a) surat/kajian terkait rekomendasi kebijakan Penyuluhan.

Demikian informasi Uraian Tugas Jabatan Penyuluh Pajak Ahli Muda

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Referensi :
PERMENPAN RB Nomor 49 Tahun 2020

Sumber file : JDIH MENPAN

13 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com