Info ASN Sekolah Kedinasan Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip Catar Kemenkumham

Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip Catar Kemenkumham

Syarat-Pendaftaran-poltekim-dan-poltekipInfoASN.id – Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip Catar Kemenkumham.

Kementerian Hukum dan HAM RI mengundang putra dan putri terbaik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Sederajat dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) dengan ketentuan sebagai berikut:

Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip

Tahapan Seleksi

Ada 3 tahapan seleksi yang harus dilewati, tahapan ini berlaku sistem gugur, antara lain :

1. Seleksi Administrasi (Verifikasi Berkas Unggah, verifikasi berkas asli dan pengukuran tinggi
badan).

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

3. Seleksi Lanjutan

a. Seleksi Kesehatan
b. Seleksi Kesamaptaan
c. Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes
d. Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK)

Syarat dan Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. Pria/Wanita;
  3. Pendidikan SLTA sederajat;
  4. Usia pada tanggal 1 April 2019 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan akte Kelahiran/surat keterangan lahir);
  5. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli;
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna;
  7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat dengan disertakan surat keterangan dari ketua adat;
  8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan);
  9. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan;
  10. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia;
  11. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan POLITEKNIK IMIGRASI dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya;
  12. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni;
  13. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain.

Persyaratan tambahan khusus PNS

Cara pendaftaran poltekim dan poltekip selanjutnya, ada persyaratan tambahan khusus pelamar dari CPNS

Bagi pelamar yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 s.d. 13), juga harus memenuhi syarat :

  1. Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/ (II/b) dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah);
  2. Umur pada tanggal 1 April 2019 setinggi-tingginya 25 tahun, yang dibuktikan dengan akte/surat keterangan lahir; (Persyaratan tahun 2019)
  3. Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Satuan Kerja;
  4. PPKP tahun 2017 dan PPKP tahun 2018 minimal bernilai baik dan seluruh komponen / unsur penilaian PPKP minimal baik serta telah membuat SKP tahun 2019 pada sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG); (Persyaratan tahun 2019)
  5. Hanya mendaftar di 1 (satu) program pendidikan yang sesuai dengan formasi asal PNS (PNS di jajaran Pemasyarakatan hanya boleh mendaftar di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) dan PNS di jajaran Imigrasi hanya boleh mendaftar di Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)).

Unggah Dokumen

Tahap awal cara pendaftaran poltekim dan poltekip adalah mengunggah dokumen pendaftaran antara lain:

  1. Surat Lamaran bermaterai Rp. 6.000,-
  2. e-KTP / Surat Keterangan telah malakukan perekaman e-KTP
  3. Ijasah (asli)
  4. SKCK dari Polsek/ Polres/ Polwiltabes/ Polda (asli)
  5. Akte Lahir / Surat Keterangan Lahir (asli)
  6. Surat Keterangan berbadan sehat dari dokter RS. Pemerintah/TNI Polri (asli)
  7. Surat Keterangan belum menikah dari Lurah/Kepala Desa (asli)
  8. Surat Pernyataan 6 point dari pelamar yang berisi tentang sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas, Sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri, Bersedia ditempatkan diseluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan, Sanggup tidak menikah selama pendidikan, tidak terikat dengan instansi pemerintah lain/ swasta dan tidak mengkonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya ditandatangani dengan pena berwarna hitam, bermaterai Rp. 6000,-.
  9. Pas Foto berlatar belakang Merah (Poltekip) dan Biru (Poltekim)
  10. Khusus pelamar lulusan tahun 2020 Ijasah bisa digantikan dengan Surat Keterangan Mengikuti Ujian Nasional.

Syarat Pendaftaran Poltekim dan Poltekip – Unggah dokumen di SSCNcara-pendaftaran-sscn-dikdin-bkn

Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip – Alur Pendaftaran

alur-dan-cara-pendaftaran-poltekim-poltekip

Referensi Latihan Soal : 2000+ Soal Tryout dan Ebook SKD Poltekim/Poltekip

Demikian informasi “Cara Pendaftaran Poltekim dan Poltekip”

Sumber : http://catar.kemenkumham.go.id/

43 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + 19 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.