Info ASN Sekolah Kedinasan Sekolah Kedinasan STAN, Peluang Besar Lulus Jadi PNS

Sekolah Kedinasan STAN, Peluang Besar Lulus Jadi PNS

Gedung PKN STAN

InfoASN.id – Sekolah Kedinasan STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Negara) lebih dekat

Sahabat InfoASN, STAN adalah salah satu Sekolah Kedinasan Favorit yang ada di Indonesia karena lulusan PKN STAN akan diangkat menjadi ASN;

Pada tahun 2019 yang lalu menduduki peringkat pertama dengan jumlah pelamar terbanyak diantara semua sekolah kedinasan, yaitu 128.987 pelamar.

Sejarah Sekolah Kedinasan STAN

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) adalah Perguruan Tinggi Vokasi di bawah naungan Kementerian Keuangan RI yang menyelenggarakan Program Studi Diploma di Bidang Keuangan Negara.

Sesuai dengan Undang Undang Nomor 12 tahun 2012, bentuk tertinggi untuk pendidikan vokasi adalah Politeknik, yang dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi mulai dari jenjang Diploma I hingga Doktor (S3) Terapan.

Politeknik Keuangan Negara STAN diresmikan pada tanggal 15 Juli 2015 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 137/PMK.01/ 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Keuangan Negara STAN. PKN STAN merupakan transformasi dari sekolah kedinasan yang cukup dikenal yaitu Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Dalam sejarahnya, pendirian Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) melalui periode yang cukup panjang.

STAN merupakan penggabungan dari penyelenggara pendidikan tinggi di bidang keuangan negara berbentuk kursus jabatan, akademi, dan sekolah tinggi yang dikelola oleh institusi pemerintah pengelola keuangan negara saat itu yaitu Jawatan Pajak dan Jawatan Pabean yang saat ini kita kenal dengan nama Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Berdirinya akademi dan kursus tersebut telah dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka sebagai respon terhadap kebutuhan SDM berkeahlian khusus bidang keuangan negara yang belum dapat dipenuhi oleh lembaga pendidikan tinggi lain yang ada saat itu.

Namun, dari sumber catatan lengkap yang diketahui bahwa berdirinya STAN dapat dirunut sejak tahun 1952.

Visi Sekolah Kedinasan STAN

Sebagai penyelenggara pendidikan PKN STAN mempunyai visi yaitu

“menjadi Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia yang menghasilkan pengelola keuangan negara bereputasi internasional”.

Misi Sekolah Kedinasan STAN

  1. menyelenggarakan program pembelajaran berkualitas tinggi dalam rangka penguasaan pengetahuan dan keahlian di bidang pengelolaan keuangan negara;
  2. menyelenggarakan penelitian berkualitas tinggi · dalam rangka pengembangan dan penerapan pengetahuan dan keahlian di bidang pengelolaan keuangan negara; dan
  3. menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berkualitas tinggi dalam rangka penerapan pengetahuan dan keahlian di bidang pengelolaan keuangan negara.

Jurusan dan Program Studi PKN STAN

PKN STAN memiliki 4 Jurusan diantaranya:

  1. Jurusan Akuntansi, dengan program studi
    1. D-III Akuntansi
    2. D-IV Akuntansi
  2. Jurusan Pajak, dengan program studi
    1. D-III Pajak
    2. D-III PBB/Penilai
    3. Diploma I Pajak
  3. Kepabeanan dan Cukai, dengan program studi
    1. D-III Kepabeanan dan Cukai
    2. D-I Kepabeanan dan Cukai
  4. Manajemen Keuangan, dengan program studi
    1. D-III Kebendaharaan Negara
    2. D-III Manajemen Aset

Kriteria Peserta

Pada tahun 2019 pendaftaran pada PKN STAN dibagi menjadi 2 kriteria peserta

Kriteria peserta dibagi ke dalam 2 program yaitu :

  1. Program Regular adalah program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan dan Instansi Pemerintah lainnya.
  2. Program Afirmasi adalah program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra-putri dari Papua (Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat), Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan pada unit kerja di wilayah tersebut.

Syarat Pendaftaran PKN STAN

  1. Lulusan semua sekolah menengah atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar :
    a. Lulusan tahun 2018 dan sebelumnya memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
    b. Calon lulusan tahun 2019 memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00.
    Dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar.
    Usia minimal pada tanggal 1 September 2017 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.
  4. Sehat jasmani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).
    Kriteria sehat jasmani adalah :
    a. Mampu melihat, mendengar, dan berbicara baik.
    b. Mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi.
    c. Mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.
  5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus Spesialisasi Diploma I dan Diplima III, serta Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut :
    a. Jenis kelamin dan tinggi badan :
    – Spesialisasi Diploma I
    Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm.
    Perempuan tinggi badan minimal 155 cm.
    – Spesialisasi Diploma III
    Berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan minimal 165 cm.
    b. Tidak cacat badan.
    c. Tidak buta warna.
    d. Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.
  7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut :
    a. Telah menyelesaikan SD atau sederajat, SMP/SLTP atau sederajat, dan SMA/SLTA atau sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur; dan
    b. Memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,- rupiah.
    Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Kedinasan STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

Demikian informasi profil sekolah kedinasan STAN dan syarat pendaftarannya

Baca juga :

32 Likes

Author: admin

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti Memberikan referensi, informasi akurat dan terpercaya seputar ASN, Sekolah Kedinasan, Materi dan Tryout SKD/SKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.