Contoh Soal CPNS TWK – Bahasa Indonesia dan Pembahasannya

1

infoasn.id – Contoh Soal CPNS TWK – Bahasa Indonesia
contoh-soal-cpns.twk-bahasa--indonesia

Soal CPNS Tes Wawasan Kebangsaan merupakan bahasa Indonesia bagian dari Tes Kompetensi Dasar yang akan diujikan bagi para peserta seleksi cpns untuk menilai peserta cpns dalam penguasaan pengetahuan dan kemampuan dalam mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:

– Pancasila
– Undang Undang Dasar 1945
– Bhineka Tunggal Ika
– Negara Kesatuan Republik Indonesia
– Sistem tata negara Indonesia
– Pemerintah pusat dan pemerintah daerah
– Sejarah perjuangan bangsa,
– Peranan Bangsa Indonesia
– Kemampuan berbahasa indonesia.

Berikut Contoh Soal CPNS TWK – Bahasa Indonesia dan Pembahasannya

1. Bahasa Indonesia baku berfungsi untuk …..
A. komunikasi di seluruh wilayah negara Indonesia
B. komunikasi antara orang-orang yang berlainan suku bangsa namun masih dalam batas wilayah negara Indonesia
C. komunikasi dinas, resmi, dan di sekolah
D. komunikasi antara atasan dan bawahan dalam suatu kantor
E. komunikasi secara nasional
Pembahasan

1. Bahasa Indonesia baku digunakan untuk komunikasi dinas, resmi, dan di sekolah, baik dalam percakapan maupun suratmenyurat.
Jawaban: C

2. Kasihan sekali orang itu. Hanya sendirian ia ketika mengalami kesusahan, tanpa ada saudara atau kerabatnya yang berusaha untuk membantunya. Pernyataan di atas dapat diperibahasakan dengan ….
A. air lalu kubang tohor
B. air mata jatuh ke perut
C. air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam
D. air yang tenang jangan disangka tiada berbuaya
E. air susu dibalas air tuba
Pembahasan

2. Peribahasa yang berarti sendirian ketika mengalami kesusahan atau penderitaan adalah air mata jatuh ke perut.
Jawaban: B

3. Makna peribahasa udang tak tahu bungkuknya adalah …..
A. orang yang tidak menyadari akan kebaikan dirinya sendiri
B. orang yang tidak menyadari akan keberuntungan dirinya sendiri
C. orang yang tidak menyadari akan kemalangan dirinya sendiri
D. orang yang tidak menyadari akan keunggulan dirinya sendiri
E. orang yang tidak menyadari akan keburukan dirinya sendiri
Pembahasan

3. Makna peribahasa udang tak tahu bungkuknya adalah orang yang tidak menyadari akan keburukan dirinya sendiri.
Jawaban: E

4. Penulisan partikel pun yang tepat di bawah ini adalah …..
A. Biarpun sendirian, ia nekat berangkat juga.
B. Karena rasa laparnya, makanan apapun juga akan dimakannya.
C. Sekalipun ia belum pernah mengunjungi rumah orang tuanya.
D. Serupiahpun tidak lagi tersisa di saku celananya.
E. Jangankan berdua, bertigapun aku tidak takut pada mereka.
Pembahasan

4. Kata biarpun ditulis serangkai, sementara untuk kata-kata lainnya penulisan partikel pun harus dipisah.
Jawaban: A

5. Kata ibu dan bapak Joko itu anak yang kreatif. Penjedaan kalimat di atas yang tepat jika yang dimaksudkan adalah Joko anak yang kreatif adalah …..
A. Kata ibu dan bapak Joko itu/anak yang kreatif
B. Kata ibu dan bapak Joko/itu anak yang kreatif
C. Kata ibu dan bapak/Joko itu anak yang kreatif
D. Kata ibu dan bapak Joko itu anak/ yang kreatif
E. Kata ibu/dan bapak Joko itu anak yang kreatif
Pembahasan

5. Jawaban: C

6. Di antara kalimat-kalimat berikut, manakah kalimat yang berkonotasi baik?
A. Tiga serdadu Belanda tewas dalam serangan mendadak yang dilancarkan para pejuang Indonesia.
B. Cut Nyak Meutia wafat dan dimakamkan di Alue Kurieng, Aceh.
C. Lelaki tua itu mati di dekat kandang kerbau.
D. Bangkai perampok itu terbujur kaku di pinggir jalan.
E. Anak kecil itu mati mengenaskan setelah terlindas truk.
Pembahasan

6. Jawaban: B

7. Di antara kalimat-kalimat berikut, manakah yang merupakan kalimat yang baku?
A. Mereka jebak pencuri itu hingga akhirnya tertangkap.
B. Situ sudah lama menunggu adikmu di tempat ini.
C. Ia teriak-teriak hingga suaranya serak.
D. Ia berjalan cepat agar tidak terlambat masuk sekolah.
E. Dua anak lelaki itu berantem di pinggir kali.
Pembahasan

7. Jawaban: D

8. Di antara kalimat-kalimat berikut, manakah kalimat yang tidak menggunakan frase idiomatik?
A. Kepala sekolah sedang bertemu guru baru di depan sekolah.
B. Benar-benar keras kepala anak itu, nasihat orang tuanya tidak juga didengarnya.
C. Dasar kepala udang, soal yang mudah pun tidak bisa dijawabnya!
D. Kelompok pemusik itu sedang naik daun.
E. Pak Darto adalah tiang kampung di kampung Jaya karena usianya lebih dari seratus tahun.
Pembahasan

8. Frase idiomatik adalah frase yang berisi ungkapan atau peribahasa yang berarti tidak sebenarnya.
Jawaban: A

9. Pengarang itu menyerahkan naskah karangan kepada kepala redaksi penerbit Citra. Bentuk pasif dari kalimat tersebut adalah …..
A. Naskah karangan diterima kepala redaksi penerbit Citra dari pengarang.
B. Naskah karangan diserahkan kepala redaksi penerbit Citra kepada pengarang.
C. Kepala redaksi penerbit Citra menerima naskah karangan dari pengarang.
D. Naskah karangan pengarang diserahkan kepada kepala redaksi penerbit Citra.
E. Pengarang itu menyerahkan naskah karangan kepada kepala redaksi penerbit Citra
Pembahasan

9. Jawaban: E

10. Di antara kalimat-kalimat berikut, manakah kalimat aktif intransistif?
A. Ia belajar dengan tekun.
B. Pak Hasan bekerja di kantor.
C. Ia menangis meraung-raung.
D. Ia melukis dengan kedua kakinya.
E. Anak kecil itu memeluk ibunya eraterat.
Pembahasan

10. Kalimat aktif intransistif adalah kalimat yang tidak memakai obyek. Jawaban: C

Selengkapnya 40 Contoh Soal CPNS TWK – Bahasa Indonesia – KLIK DISINI

Baca Juga :  Soal TWK Hots Bhinneka Tunggal Ika

Jangan lupa Klik Like dan Share artikel infoasn ini, agar bermanfaat bagi orang lain. Terima kasih

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.