Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Angka Kreditnya

3970

infoasn.id – Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Polisi PP) dan Angka Kreditnya

Jabatan-Fungsional-Polisi-Pamong-Praja

1. PERMENPAN-RB : Nomor 4 Tahun 2014, Tanggal 8 Januari 2014

2. PERATURAN BERSAMA : Nomor 34 Tahun 2015 dan Nomor 9 Tahun 2015, Tanggal 30 Januari 2015

3. PENGERTIAN : Jabatan fungsional Polisi Pamong Praja adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan penegakan perda dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sesuai peraturan-perundang-undangan.

4. TUGAS POKOK : Penegakan perda dan Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenterarnan Masyarakat.

5. PERPRES TUNJANGAN : Nomor 102 Tahun 2017, Per Ka. BKN Nomor 39 Tahun 2007

6. PERATURAN BUP : PP Nomor 11 Tahun 2017

7. INSTANSI PEMBINA : Kementerian Dalam Negeri

8. RUMPUN JABATAN : Penyidik dan detektif

9. LINGKUP BERLAKU : PNS Daerah

10. PEJABAT PENETAP PAK :
a. Direktur Jenderal Pemerintahan Umum atau pejabat eselon II yang ditunjuk yang membidangi pol pp bagi pol PP Madya pangkat Pembina Tingkat I Gol. Ruang IV/b dan pangkat Pembina utama Muda Gol. Ruang IV/c, di lingkungan Provinsi dan KabupatenlKota dibantu Tim Penilai Pusat.

b. Kepala Satpol PP Provinsi bagi Polisi PP Pelaksana Pemula s.d Penyelia dan Polisi PP Pertama s.d Polisi PP Madya pangkat Pembina Gol. Ruang lV/a di lingkungan Provinsi dibantu Tim Penilai Provinsi.

Baca Juga :  Jabatan Fungsional Sandiman dan Angka Kreditnya

c. Kepala Satpol PP Kabupaten lKota bagi Polisi PP Pelaksana Pemula s.d Penyelia dan Polisi PP Pertama s.d pol PP Madya pangkat Pembina Gol. Ruang lV/a di lingkungan Kabupaten/ Kota dibantu Tim Penilai Kabupaten/Kota

11. PENGANGKATAN DARI TINGKAT TERAMPIL KE TINGKAT AHLI

a. Polisi PP Terampil yg memperoleh Ijasah S1/D.IV dpt diangkat menjadi Polisi PP Ahli dgn syarat:

1) Memiliki ijazah Sarjana (S.1)/Diploma IV (D.IV) dibidang pemerintahan, sosiologi, politik, hukum, dan ekonomi dan bidang lain yg ditetapkan instansi pembina;

2) Telah mengikuti dan lulus diklat fungsional Polisi PP keahlian;

3) Tersedia formasi untuk jabatan fungsional Polisi PP Ahli; dan

4) Memenuhi jumlah angka kredit kumulatif yang ditentukan untuk jabatan/pangkat yang diduduki;

b. Polisi PP kategori keterampilan yang akan beralih menjadi Polisi PP kategori keahlian diberikan angka kredit dari ijazah S1/D.IV ditambah angka kredit kumulatif sebesar 65% dari pendidikan dan pelatihan, tugas pokok dan pengembangan profesi dgn tidak memperhitungkan angka kredit dari unsur penunjang

Baca Juga :  Jabatan Fungsional Polisi Kehutanan dan Angka Kreditnya

12. UJI KOMPETENSI:
Polisi PP yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi harus mengikuti dan lulus uji kompetensi.

13. PEMBEBASAN SEMENTARA (PEMBERHENTIAN menurut PP Nomor 11 Tahun 2017):
a. tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan;
b. diberhentikan sementara sebagai PNS;
c. ditugaskan secara penuh di luar jabatan Polisi PP;
d. cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya; atau
e. tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.

14. PENGANGKATAN KEMBALI:
Polisi PP yang telah selesai menjalani pembebasan sementara dapat diangkat kembali dalam jabatannya sesuai ketentuan yang berlaku

Download Profil Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Polisi PP)

Demikian informasi singkat terkait jenis Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Polisi PP) dan Angka Kreditnya

Baca Juga : Daftar Jabatan Fungsional Lainnya — DISINI

Sumber : Profil JF 2018 Direktorat Jabatan ASN Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian

2 KOMENTAR

  1. Salam sejahtera, saya PNS pada pemerintah kota Tarakan yg di tempatkan di satpol PP Tarakan, pangkat terakhir gol II/C mengikuti uji kompetensi dan di nyatakan lulus dgan sertifikat tingkat terampil tgl 29 Juli 2018 dan terhitung mulai tgl 10 April 2019 disesuaikan dalam jabatan fungsional polisi pamong praja pelaksana dengan SK Walikota setempat. Pada tahun 2013 saya sdh mengajukan ijin belajar ke BKD dan mulai melanjutkan pendidikan S1 ekonomi lulus pada tahun 2017. Pada sekira tahun 2016 BKD setemoat mengumpulkan daftar nama pegawai yang melanjutkan sekolah S1 termasuk saya, Oktober 2019 saya di panggil utk mengikuti ujian penyesuaian ijazah di nyatakan lulus pada Januari 2020 setelah itu semua kelengkapan berkas saya siapkan untuk kenaikan pangkat ke III/A karena di nyatakan lulus PI, setelah berkas selesai BKD menyayakan jabatan fungsional tertentu tidak perlu mengikuti PI untuk ke gol III/A dan tidak dapat melompat dari gol II/C ke III/A. berbeda dengan struktural sehingga saya merasa rugi dengan adanya JFT yang menghambat proses penyesuaian ijazah saya yang seharusnya terbit SK gol III/A pada ban April mendatang di pending karena saya jabatan fungsional tertentu pol PP, mohon kiranx solusi terbaik apakah bisa saya berhenti dari JFT untuk sementara waktu sampai penyesuaian ijazah saya selesai dan terbit SK gol III/A setelah itu saya kembali mengikuti inpasing ke tingkat ahli, kesalahan awal menurut saya ada di BKD karena tidak mengetahui kalau jabatan saya fungsional pol PP sehingga tetap di terbitkan SK lulus PI.terima kasih sebelumnya.

    • Bahwasanya pengangkatan dari tingkat terampil ke tingkat ahli dapat dilakukan, Pol PP Terampil yg memperoleh Ijasah S1/D.IV dpt diangkat menjadi Pol PP Ahli dgn syarat:
      1) Memiliki ijazah Sarjana (S.1)/Diploma IV (D.IV) dibidang pemerintahan, sosiologi, politik, hukum, dan ekonomi dan bidang lain yg ditetapkan instansi pembina;
      2) Telah mengikuti dan lulus diklat fungsional Pol PP keahlian;
      3) Tersedia formasi untuk jabatan fungsional Polisi PP Ahli;

      Silahkan dipelajari kembali PERMENPAN-RB : Nomor 4 Tahun 2014 Download DISINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

eighteen − thirteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.